Dr. Drs. Anwar Hamdani, SH, SE, MM, M.Hum (Dosen Senior AUB, Ketua Komite MTsN 2, Anggota Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Surakarta) Sabar dan Tetap Bersyukur, Karena Kita Sedang Diuji

Pria komunikatif, religius, kreatif, dan inovatif ini dikenal oleh dunia pendidikan sebagai inisiator, dan sangat perhatian terhadap nasib wong cilik. Selalu tergerak hatinya jika melihat orang yang kekurangan, apalagi yang berurusan dengan Tuhan. Tergerak hatinya untuk membantu. Ia merasa hidupnya telah dicukupi oleh Allah. Dan disaat negara sedang dilanda pandemi virus Corona hampir semua sendi kehidupan error, melemah bahkan lumpuh. Khusus menyambut bulan puasa, mari kita persiapkan diri, mendekatkan diri kepada Allah. Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”.Dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak,…

Read More

Dr. Harbono, S.Kar, M.Sn (Guru Seni Pedalangan SMK Negeri 8 Surakarta) Banyak Perceraian, Karena Kehilangan Kasih

Mengenal Doktor lulusan Linguistik UNS ini selain menyenangkan juga membanggakan, karena orangnya supel, komunikatif dan pengalaman hidupnya luas. Satu hal guru seni pedalangan ini dikenal sangat aktif dalam kegiatan gereja. Kepada majalah Didik ia mengemukakan, banyaknya orang bercerai karena banyak masalah, dan satu hal jika dikorelasikan dengan iman, katanya tidak ada kasih dalam dirinya. Jika ditinjau dari parameter keimanan, orang bercerai itu pasti ada masalah yang pelik dan tidak ada solusi diantara mereka. Menurutnya, mengapa banyak orang yang bercerai? sebab mereka kehilangan kasih, jatuh cinta itu mudah, tapi yang sulit…

Read More

Hujan Deras Mengguyur Karena Virus Corona Dunia Usaha di Klaten Jadi Lesu

Klaten, Jawa Tengah. Mengerikan itulah kata yang tepat untuk menginformasikan kondisi perekonomian rakyat. Pekerja kasar menjerit karena banyak toko tutup, bengkel motor dan mobil sepi, pengunjung pasar menurun drastis, sopir taksi, gojek, HIK/Angkringan/wedangan, dunia pendidikan, pariwisata, hiburan/malam dan lainya angkat tangan. Hal ini dikemukakan Pak Mangun penjual Angkringan dari Gunung Kidul. Kemudian penjual makanal kecil seperti pempek, cilok, cilor, maklor, serta kuliner yang lainnya alami kemacetan produk. Hanya bakul jamu gendong atau penjual empon emponlah yang beruntung, karena bisa digunakan hntuk penangkal virus Corona. Hari ini jurnalis Lintas Media Timotius…

Read More

Peringatan Hari Wayang Nasional dan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 102 Pagelaran Wayang Lakon Sang Bima karena Karakternya sebagai Panutan

Karanganyar – Dalam rangka menyongsong Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 102 dan sekaligus memperingati Hari Wayang Nasional, Pemerintah kabupaten Karanganyar, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar menggelar pertunjukan wayang semalam suntuk di Alun-alun kabupaten Karanganyar, Kamis (7/11/2019). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Drs.Tarsa, M.Pd saat ditemui Majalah Didik mengutarakan bahwa pagelaran wayang membawakan lakon Sang Bima. “Lakon ini dipilih karena karakter Bima yang jujur sesuai dengan tagline Karanganyar tahun ini, maju dan berintegritas,” ujar Tarsa. Lebih lanjut Tarsa menyampaikan pagelaran wayang tersebut dilakukan sebanyak 17 dalang terdiri…

Read More

Wirausaha Gagal Bangun Bisnis Karena Buta Finansial

Solo – Banyak orang ingin jadi wirausaha sukses, namun hanya sedikit yang berhasil mewujudkan. Demikian diungkapkan Owner Bukit Sekipan Tawangmangu, Joko Sutrisno, saat menjadi narasumber seminar bisnis, memperingati Hari UMKM Internasional, yang diselenggarakan International Council for Small Business (ICSB) Solo, Sabtu (29/6-2019) di Red Chilies Hotel, Solo. ” Modal utama seorang wirausaha adalah berani bermimpi yang spesifik dan terukur. Memiliki mental sebagai orang kaya bukan sebagai orang miskin. Orang kaya orang yang selalu bersyukur melihat orang lain sukses, bukan sebaliknya. Gaya dan perilaku hidupnya pun terkendali. Bertindak hemat, 50 persen…

Read More

Perguruan Tinggi Yang Dinonaktifkan Karena Rasio Tidak Terpenuhi Tidak Akan dilayani oleh DIKTI

Rasio sebuah program studi sudah ditetapkan oleh Dirjen DIKTI menurut kualifikasi Stratanya dan Kualifikasi dosen. Jika rasio yang telah ditetapkan tidak terpenuhi maka pengusulan akreditasi ke BAN-PT, sertifikasi dosen, serta pemberian hibah dan beasiswa oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk program studi tersebut tidak akan diproses atau akan ditunda sampai ada perbaikan data dan status program studi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. Hal ini dikarenakan agar sebuah perguruan tinggi menjadi sehat dan taat azaz. Sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan kualitas pendidikan yang abal abal. Dengan begitu masyarakat juga…

Read More

Pemudik Sepeda Motor Tetap Hiasi Jalanan Karena Murah

Sragen – Meskipun tidak direkomendasikan namun pemudik menggunakan sepeda motor tetap saja menghiasi jalan di KebakKramat Sragen. Pemudik yang rata – rata berplat B ini rela kecapekan dan kepanasan dijalanan menggunakan motornya karena lebih murah daripada harus menggunakan bus atau kereta api. Heri yang ingin segera bertemu dengan keluarganya sudah 2 hari dijalanan mengatakan kalau pakai bus belum tentu bisa cepat katanya. Maka dia memilih menggunakan motor selain nanti di Sragen agar tidak kerepotan mencari kendaraan untuk bersilaturahim katanya. Untuk mengantisipasi kelelahan Heri biasa berhenti di Rest Area yang disediakan…

Read More

Tarawih di Masjid Agung Solo Yang Menyejukkan Karena Klasikalnya

Solo – Shalat tarawih adalah sebuah Qiyyamul lail. Namun ada banyak masjid menjadi sangat ramai justru dibulan suci Ramadhan. Masjid Agung Solo sebuah masjid yang berada di sisi barat alun – lun selatan Solo. Setiap malamnya tidak kurang dari 500 jamaah hadir dimasjid ini untuk menunaikan shalat tarawih. Terpantau plat kendaraan bermotor dengan plat beragam. Ornamen yang klasik masih berdiri kokoh dimasjid ini selama bertahun – tahun menjadikan masjid ini elegan disinggahi jamaah dari maapun juga. Bahkan koleksi bedug dan pethongan masih asli dan selalu digunakan saat menjelang adzan. Namun…

Read More

Kanker Darah Sirna Karena Ketulusan dan Keikhlasan

Cerita ini baru terungkap sekarang dan sudah berlangsung sekitar 15 tahun yang lalu saat aku kuliah di Jogja. Saya punya teman wanita waktu di Jogja. Sebut saja namanya Nanda. Jujur aku sebenarnya dulu naksir sama dia karena agama dan kepribadiannya yang baik serta ketaatannya beibadah pada Allah. Tetapi aku ternyata lupa bahwa segala sesuatu yang berkuasa penuh untuk menentukan jalan kehidupan adalah Allah. Temanku ini punya penyakit kanker darah. Aku memilih untuk tidak serius menginginkannya di masa datang. Aku hanya cukup menjadi sahabatnya untuk menemani hari harinya yang aku fikir…

Read More