Serunya, Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Ikuti Screaning Kesehatan Gigi

SOLO – Salah satu program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo ialah memantau kesehatan peserta didik. Pemeriksaan dilakukan oleh Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berjumlah 49 Mahasiswa, 2 dokter, 10 koas gigi. “Memberikan Follow up kepada para siswa tentang kesehatan gigi dan mulut, agar bisa sebagai data medis untuk tindak lanjut ke depan,” Ujar Fiqi Faisal Kiram, ketua tim. Wakil kepala sekolah bagian Humas, Jatmiko merespon positif kegiatan tersebut. Ia berharap dengan berbasis data yang valid terarah, terukur siswa menyadari seberapa penting menjaga kesehatan gigi…

Read More

Siswa SMA Muh PK Solo Ciptakan Pasti Gigi dari Kulit Telur

Dua siswa tengah mengolah cangkang telur menjadi pasta gigi (dok.timlo.net/tyo eka) Solo — Sejumlah siswa SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memanfaatkan cangkang atau kulit telur menjadi pasta gigi. Kepala SMA Muhammadiyah PK Solo, Hendro Susilo mengemukakan, kegiatan belajar percobaan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk melatih siswa menjadi kreatif dan mendidik siswa untuk memberikan sumbangan ide yang bermanfaat untuk masyarakat. “Dari kegiatan belajar yang sederhana ini, semoga bisa merangsang pemikiran siswa dan memantulkan ide-ide lain yang bisa memberikan manfaat untuk masyarakat luas sebagai proses edukasi,” ujar Hendro…

Read More

Minim Dokter Gigi, Pasien BPJS Harus Keluar Banyak Ongkos

Pacitan – Ketersediaan dokter gigi di Pacitan, masih sangat minim. Dari 24 puskesmas yang ada, baru sekitar 30 persen puskesmas dengan keberadaan seorang dokter gigi. Sementara puskesmas-puskesmas lainnya, hanya ada seorang perawat gigi yang kompetensinya tidak direkomendasikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kondisi tersebut, tentu sangat menyulitkan pasien. Terlebih pasien peserta BPJS. Mereka harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD), lantaran keberadaan perawat gigi di Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) tingkat pertama, tidak direkomendasikan dalam penanganan medis bagi peserta BPJS tersebut. “Harapan mereka berobat secara gratis, tidak kesampaian. Sebab ketika…

Read More