Mengenal Lebih Dekat Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al ~Hadi Utomo Sragen Drs. H. Suhadi, SH, S.Pd, M.Pd, MM, M.AP Ajak Hidup Lebih Dekat dengan Allah Mengenal Lebih Dekat Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al ~Hadi Utomo Sragen Drs. H. Suhadi, SH, S.Pd, M.Pd, MM, M.AP Ajak Hidup Lebih Dekat dengan Allah Berserah Diri Pada Allah

Setiap agama mengajarkan tentang hidup rukun, tidak sombong dan selalu dekat dengan Allah. Kita tahu, jodoh, rejeki, dan maut, itu ditangan Allah. Yakinlah tidak ada yang salah, bahwa umur manusia diibaratkan mampir ngombe (sebentar saja), lalu kemudian layu, dan meninggal (tiada) untuk pergi selama lamanya, menghadap Sang Illahi (Allah). Hanya satu bekal kita, amal baik, serta tidak berdosa. Saat ini Bumi Pertiwi Sedang Bersusah Hati, pandemi virus corona sedang memporakporandakan kehidupan manusia, ribuan makhluk didera sakit, bahkan tidak sedikit yang meninggsl. Wabah ini bagi orang beriman adalah ujian dari Allah, tujuanya agar kita introspeksi akan dosa dosa, kesalahan yang kita perbuat.
Karena itulah, menjelang bulan puasa, umat Islam harus dan wajib puasa, agar dosa kita diampuni olehNya. Mumpung masih hidup, ada waktu, mari kita melebur dosa kita agar nanti diampuniNya.
Kendati kita dilarang oleh pemerintah untuk tidak mudik, tidak boleh bersentuhan, tetapi hati kita tetap saudara, dan mari kita ucapkan salam serta menunaikan ibadah puasa.
Yayasan Pendidikan Islam Al Hadi Utomo yang terdiri KB/TK, SMP IT, SMK Kosgoro 3, Putra Mandiri, dan Pondok Pesantren, menyatakan siap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 2020. Marilah mendekatkan diri, bertobat kepada Allah. Orangtua, nenek moyang kita dulu pernah bilang jika alam ini sudah banyak musibah atau pagebluk, maka dunia ini sudah tua. Gunung meletus, segoro jugruk, manusia saling bertengkar berebut kekuasaan untuk kemenangan bersifat egois semata. Banjir bandang, tsunami, cuaca alam sudah tidak bisa lagi di prediksi oleh kemampuan otak manusia. Banyak hal peristiwa terjadi, ini bukti bahwa kita sedang diuji oleh Sang Pencipta langit dan bumi ini. Mari kita saling memaafkan, dan menguatkan agar kita saling mengasihi sesama kita tanpa pandang bulu, suku ras dan agama. Semua manusia itu sama di mata Allah, ungkap Suhadi kepada majalah Didik beberapa waktu lalu. (Ries/r)

Related posts

Comments are closed.