Dra. Tri Hastuti (Koordinator Guru BK SMK Kosgoro 1 Sragen) Ajak Kaum Wanita Bangkit, Bumi Pertiwi Sedang Sakit

Tahun ini peringatan hari Kartini hampa, artinya tidak bisa digelar upacara seperti sediakala. Hal ini sebabkan oleh pandemi virus Corona/Covid-19. Kita ambil maknanya saja, bahwa perjuangan RA. Kartini yang lahir 21 April mengajak kaum wanita agar bangkit dan tetap semangat dalam ikut berperan serta membangun bangsa. Dalam memperingati hari Kartini tahun ini kendati tidak bisa memperingati dengan kebersamaan, upacara di sekolah atau di kantor kantor, namun maknanya jangan sampai pudar. Seperti apa komentar wanita yang notabene sebagai guru, berikut komentarnya.Peran wanita di era melenial sangat komplek karena sosok wanita selain sebagai ibu pengasuh, pembimbing ,dan sahabat bagi anak anak juga sebagai pendamping dan motivasi bagi suami dan berperan aktif dalam masyarakat sebagai penggerak/motor dimasyarakat untuk membangkitkan peran wanita bahwa wanita dijaman melenial tidak hanya sebagai konco wingking yang tugasnya masak dan manak (Jawa) tapi wanita bisa sejajar dengan kaum pria dengan terbuktinya persamaan gender ayo semangat, bangkit kaum wanita kita punya peran ganda dalam berbakti pada ibu pertiwi tercinta ini.Kita punya kodrat yang tidak bisa diganti kan oleh siapa pun yaitu melahirkan dan mengasuh anak anak kita, jadi kita bangga sebagai wanita. Dirgahayu Kartini Kartini Indonesia, namamu harum dipersada nusantara dibumi pertiwi tercinta.(ries/r)

Related posts