Alm. Nindyo Ajak Nguri Uri Kebudayaan Jawa Melalui PLKJ AUB Surakarta

Belum genap sebulan Alm. Nindyo memimpin rapat PLKJ dalam rangka menyambut PLKJ Award Ke 19 Tahun 2020 di kantor YKDP AUB Surakarta. Saat itu, beliau merencanakan akan menggelar seminar nasional Bahasa Jawa. Seminar yang nantinya akan menghadirkan pakar bahasa jawa dan guru guru bahasa jawa itu diprediksi berlangsung unik dan menarik. Karena para peserta diwajibkan mengenakan pakaian adat jawa lengkap. Nindyo berharap agar orang jawa tetap ingat dan eling akan adat istiadatnya yakni murah senyum, sopan, dan tetap andap asor, berbudi pekerti luhur. Itu pesan beliau saat itu. Kepada majalah Didik, saat itu mengatakan AUB yang cikal bakalnya adalah Eyang Dr. Hr. Tukidjo Marto Admodjo, harus tetap menjaga dan nguri urinya. Sehebat apapun manusia jika tidak memiliki totokromo atau budi pekerti yang baik, maka sama halnya dengan Tong Kosong Berbunyi Nyaring.
Selamat jalan eyang Nindyo, semoga arwahnya diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa. Jasamu di dunia pendidikan sangat luar biasa. Beliau saat itu juga pernah jadi asisten atau staf ahli Alm. Drs. Alexander Parjiyo, M.Pd, MM (Kepala Dinas Cabang Dikpora Banjarsari, Surakarta.
Seusai pensiun beliau aktif di PLKJ AUB Surakarta. Sekali lagi, maut itu adalah kekuasaan Tuhan. Karena itu, kita harus bersiap diri bilamana kita dijemput, tidak tahu hari apa, jam berapa, dan sedang apa. Hanya iman dan percaya, serta tindakan yang baik sebagai bekal kita untuk menghadap Sang Khalik. Selamat jalan bapakku yang hebat, kami percaya arwah bapak pasti diterima disisiNya. (Ries/r)

Related posts