Pak Jokowi Sering Datang dan Pesan Jamu Gendong Ibu Misri

Jamu gendong atau sering disebut jamu Jowo, dengan penjualnya hampir 85 persen orang Jawa, kini sedang naik daun namanya. Karena jamu ini berasal dari tanaman empon empon yang biasanya hidup dikebon atau lahan sekitar rumah orang desa.
Jenis empon empon itu, antara lain jahe, kunir atau kunyit, temu lawak, sere, bawang merah dll. Kemudian yang rasanya pahit adalah daun pepaya atau kates, bruto wali, kayu manis, daun salam, daun kelor, laos, suket teki dll, saat ini laku keras. Misalnya saja, jahe harganya mencapai Rp. 140.000,- per kilogram. Temu lawak mencapai Rp.100.000,- perkilogram.
Satu sisi, dengan epidemik virus Corona, tanaman empon empon Jowo ini ini bisa mendulang rejeki bagi petani desa.
Tahukah Anda, saat ini manusia dimuka bumi sedang ketakutan dengan penyakit yang ganas dan mematikan ini.
Hasil informasi yang dikumpulkan redaksi majalah Didik bahwa penjual jamu Jowo, sedang kejatuhan rejeki dari Allah.Karena jahe, kunyit, temu lawak, sere dll menjadi sebuah produk untuk dijadikan obat penangkal virus tersebut.
Pengguna, peminum jamu Jawa ini tidak hanya pedagang kaki lima, tukang becak, sopir dll, terapi presiden dan pejabat tinggi juga meminumnya.
Satu alasan dan benar khasiatnya yakni untuk obat kebugaran, kekebalan tubuh.
Pak Jokowi dulu, waktu jadi Walikota sering datang ke Ibu Misri, di desa Suko Mulyo, Banjarsari, Solo. Bapak waktu itu beli jamu, biasanya beli 7 pahitan, temu lawak, jahe, kunir asem, beras kencur.
Dan setelah jadi presiden masih sering beli, tapi utusan ajudannya.Saya senang dan semoga pak Jokowi tetap sehat dan sukses dalam memimpin bangsa dan negara ini. Dan semoga virus Corona segera pergi dari muka bumi ini. (Ries/r)

Related posts