Dr. Anggoro Panji Nugroho, SE, MM (Ketua YKDP AUB) Surakarta Antara Virus Corona dan Hukum Keseimbangan Alam

Alam sedang mencari hukum keseimbangan, biarkan saja, sedang menata diri, sedang bernafas, mencari oksigen yang baru. Hiruk pikuk kehidupan manusia tidak seimbang dengan makhluk lain. Manusia yang menang dan makhluk lain seperti binatang sudah hampir punah karena kejahilan atau kerakusan manuasia. Pokoknya segala sesuatu yang tidak imbang akan menimbulkan problem baru.
Alam ini ibarat ruangan, kamar yang ditutup dan di dalamnya tidak ada ventilasi udara. Bagaimana rasanya, pengab, sesak nafas. Alam ini sedang bersih bersih diri. Sedang bernafas untuk pembenahan diri. Virus itu datang, nanti juga akan pergi sendiri. Disini manusia harus minggir dulu, karena alam sedang menata diri. Itulah sekilas pandangan saya tentang wabah virus Corona, tutur Dr. Anggoro Panji Nugroho, SE, MM (ketua YKDP) AUB Surakarta kepada Majalah DIDIK.
Alam sedang menengok masa lalu, manusia maunya serba modern, tetapi mereka tidak tahu arti kimiawi dan dampaknya. Minum harus dikemas plastik. Ketauilah plastik itu sudah mengandung zat kimia. Tetapi lihat jaman dulu, orang makan dengan daun, bathok, kendhi, masak dengan tanah. Semua serba alami.
Lantas, lihat kehidupan sekarang, semua serba kimia. Karena itulah orang orang dulu umurnya panjang. Sekarang, 60 tahun maksimal 70 sudah meninggal, kendati ini bukan ukuran kebenaran mutlak. Jadi ilmu kejawen itu tetap penting, karena itu AUB tetap nguri uri kebudayaan Jawa. Mari jaga alam ini dengan baik dan benar.(Ries/r)

Related posts