Dinna Riana, S.Ag, SE, M.Pd (Dosen Kewirausahaan STIE AUB Surakarta) Dunia Kerja Butuh Kognitif, Attitude dan Skill, Harus Seimbang

Dosen tampan, cakep, berwibawa atau kharismatik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa/mahasiswi nya. Minimal ada daya tarik sehingga membuat proses pembelajaran lebih lancar dan ilmu yang diberikan oleh dosen itu akan terekam dengan mudahnya oleh ingatan mereka. Demikian pula sebaliknya, bagi dosen putri berwajah cantik ini, pasti digemari oleh mahasiswa/mahasiswi nya juga. Cantik, intonasi suaranya indah, dan memiliki ilmu yang luas. Ini jelas antara ilmu teori dan praktek harus seimbang. Dan khusus untuk mata kuliah kewirausahaan, teori dan praktek, prosentasenya banyak prakteknya, 20 persen teori, dan selebihnya (80 persen) praktek. Dalam mata kuliah ini
Mahasiswa diharapkan mampu merancang ide bisnis dan harus bisa mewujudkan bisnis baru dan jadi startup of line maupun online.
Oleh karena itu keseimbangan sntara teori dan praktek harus seirama. Mata kuliah ini mengajarkan atau melatih para mahasiswa agar terampil dalam berbisnis, menjadi seorang wirausahawan, pengusaha.
Menghadapi tantangan dunia kerja di masa yang akan datang, skill dan karakter yang baik itu sama sama penting. Dipastikan lulusan STIE AUB akan jadi wiraswasta atau pengusaha yang realistis.
Wanita berparas cantik kelahiran Trenggalek, 2 Mei 1973 ini mengajak para mahasiswanya agar tekun, ulet, serta berlatih membuat progres, ide atau gagasan tentang dunia bisnis. Alumni S1 STP IPI Malang, S1 STIE AUB Surakarta, dan S2 Pendidikan UNS ini sangat setuju jika dunia pendidikan pun juga mensyaratkan, bagi calon guru yang akan datang, harus berbudi pekerti yang tinggi, kreatif, inovatif, cerdas, dan mahir atau terampil. Guru itu harus menarik agar muridnya senang dan akhirnya ilmu yang disampaikan mudah diserap. Bukankah demikian. (Ries/r)

Related posts

Leave a Comment