Hasil Seleksi Cks Muhammadiyah Solo Akhir Januari 2020 Dilantik

Dr. Suharno, MPd dan Drs. Supraptono, MPd saat melakukan wawancara seleksi CKS Muhammadiyah Solo

SOLO. Balai Muhammadiyah, Jumat 24 Januari 2020 ketua Tim Seleksi Calon Kepala Sekolah (CKS) Anwar Hamdani menjelaskan, seleksi sudah memasuki tahap wawancara akhir. Wawancara dilakukan satu persatu, bersifat klarifikasi dan untuk mengetahui gagasan atau ide apabila yang bersangkutan diberi amanah menjadi kepala sekolah. Materi wawancara antara lain tentang; motivasi, integritas, loyalitas, kepemimpinan, problem solving, ppdb (penerimaan peserta didik baru), al islam dan ke-muhammadiyahan. Tim wawancara terdiri; Drs. H. Tridjono, Dr. Suharno, Drs. H. Supraptono, MPd, dan Dr. Anwar Hamdani, MM, MHum.  Tim seleksi juga melakukan tracer study, yaitu mempelajari rekam jejak kinerja calon selama ini juga mengadakan home visit terkait peranserta maupun aktifitas calon di masyarakat.

Supraptono selaku anggota tim seleksi menjelaskan, tim telah mengadakan rapat pleno membahas hasil seleksi. Hasil seleksi akan diserahkan kepada Pimpinan Majelis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdasmen) Muhammadiyah Surakarta paling lambat Senin, 27 Januari 2020. Hasil seleksi akan disampaikan apa adanya, yang terdiri dari hasil wawancara dan  tes tertulis (membuat makalah) tentang “Pengembangan Sekolah Muhammadiyah dalam Mewujudkan Sekolah yang Bermutu dan Berkemajuan”. Supraptono menambahkan, tim seleksi dalam melaksanakan tugas dengan obyektif, transparan, profesional dan akuntabel. Tentang siapa yang ditunjuk menjadi kepala sekolah adalah wewenang Pimpinan Majelis Dikdasmen dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta.

Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Surakarta Drs. H. Tridjono dikonfirmasi kapan pelantikan dilaksanakan, dengan diplomatis menjawab; setelah menerima hasil seleksi dari tim yang dibentuk, lebih cepat lebih baik, dijadwalkan akhir Januari 2020 sudah dilaksanakan pelantikan kepala sekolah yang definitif untuk mengisi 4 (empat) sekolah yang terdiri tiga kepala SD dan satu kepala SMK.  Seleksi yang diikuti 10 peserta,  berasal dari empat sekolah,  untuk penempatan sebagai kepala sekolah tidak harus dari sekolah asal.

Secara terpisah, Sekretaris Majelis Dikdasmen Kota Surakarta Drs. H. Yatimun menjelaskan, bahwa sekolah yang dikelola Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Surakarta meliputi; 23 Sekolah Dasar, 9 SLTP, 1 Madsasah Tsanawiyah, dan 5 SMA, 5 SMK, 1 Madrasah Aliyah. Jumlah peserta pendidik 13.000, tenaga pendidik (guru) sebanyak 1100 dan tenaga kependidikan sebanyak 210. Agar sekolah Muhammadiyah berkualitas dan berkemajuan maka dibutuhkan kepala sekolah yang mumpuni dan berkualitas.

Related posts