Supriyadi,S.Pd Guru Olahraga SD Negeri Mangkubumen Kidul No.16 Surakarta Perkembangan Pendidikan Sangat Diperlukan.

Supriyadi,S.Pd, laki-laki kelahiran di Boyolali pada 11 April 1966 ini merupakan salah satu guru di SD Negeri 16 Surakarta sebagai guru olahraga. Ia memiliki istri yang bernama Rohmah. Dan ia dikaruniai 3 orang anak. Beliau tinggal di Kerten,RT O4 RW 11,Laweyan,Surakarta. Supriyadi menuntut ilmu di SD Impres 1 Sambi Boyolali. Setelah lulus SD,Supri melanjutkan ke SMP Negeri 15 Surakarta. Menginjak usia dewasa,Supriyadi memilih untuk memlanjutkan pendidikannya ke sekolah kejuruan yaitu di Sekolah Guru Olahraga. Lalu ia diangkat jadi CPNS di Demak.
Pendidikan adalah suatu usaha untuk mewujudkan suatu suasana pembelajaran dan pengembangan diri baik secara fisik maupun non fisik yang dapat diterapkan dikehidupan berkeluarga,bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Perkembangan pendidikan pun juga sangat di butuhkan di kota kecil maupun di kota-kota besar.
Supriyadi menuturkan bahwa mutu pendidikan di kota Solo sudah bagus,hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya prestasi atau kejuaraan lomba-lomba ditingkat kabupaten maupun provinsi. Upaya untuk menyeimbangkan kualitas/mutu pendidikan di kota solo dengan kota-kota besar yaitu dengan melihat hasil USBN dan seringnya mengikuti lomba-lomba ke tingkat provinsi. Maka dari itu pendidikan di kota Solo menjadi panutan Provinsi Jawa Tengah. Kontribusi guru di kota Solo pun juga besar. Kesejahteraan guru dikota Solo sudah bagus,karena adanya sertifikasi dari pemerintah. “Semua orang bisa jadi pintar. Jadi,jasa guru tidak hanya diperlukan di sekolah melainkan juga ada guru ngaji di sekolah maupun di desa,orang tua pun juga guru dirumah. Orang biasa pun juga guru ketika memberi ilmu sedikit kepada orang lain” itulah yang dituturkan Supriyanto kepada kita saat mewawancarainya.
Terkait dengan karakter disiplin,untuk melatih karakter kedisiplinan bagi siswa,anak dibiasakan untuk berjabat tangan,sering menyapa,tidak sombong,dan anak juga diajarkan tentang cara berpakaian yang baik dan sopan. Guru juga tidak boleh membedakan antara siswa satu dengan siswa lainnya. Mengenai tentang siswa nakal di sekolah,bapak ibu guru di SD 16 Surakarta sudah punya metode untuk menangani siswa nakal. Di SD 16 Surakarta,anak selalu diarahkan dan dikondisikan sesuai hobi dan bakat yang dimiliki oleh siswa. Sumber Daya Manusia siswa sangat mempengaruhi pendidikan seorang siswa. Bagaimana tidak? Sumber Daya Manusia adalah salah satu faktor yang sangat penting bagi pendidikan. Meningkatkan kualitas pendidikan sangatlah penting,hal ini mengingat bahwa dalam suatu lembaga pendidikan dapat maju dan berkembang dengan dukungan sumber daya manusia. SDM pengajar(guru) pun juga sangat mempengaruhi,karena guru dituntut pula untuk menciptakan situasi belajar mengajar yang kondusif dengan bentuk kegiatan belajar yang menghasilkan pribadi mandiri,efektif,dan produktif,dengan lingkungan yang kondusif,siswa akan dapat kesempatan untuk berkreasi dan melakukan eksperimen pengembangan dan eksplorasi diri.
Berbicara tentang SD 16 Surakarta,sekolah ini memiliki 15 kelas diisi 28 siswa perkelas. Maka jumlah siswa sekitar 489 siswa. Ektra di SD ini juga lumayan banyak,contohnya yaitu ekstra tari,drumband,pramuka,musik,dan lain sebagainya. Ekstra pramuka sangat diwajibkan bagi siswa,sedangkan ekstra lainnya sesuai minat siswa. Ekstra yang paling diminati siswa di SD ini adalah ekstra drumband. Semua ekstra dilaksanakan setelah KBM selesai,dan harinya juga berbeda-beda. SD 16 sudah menerapkan program Full Day School(5 hari kerja). Hari sabtu libur dan tidak ada kegiatan sama sekali.
Jumlah guru di SD 16 Surakarta ada sekitar 21 guru,guru agama di SD ini juga komplit. Suka duka Supriyadi saat menjadi guru di SD 16 ini adalah ia bisa bertemu dengan anak-anak,bisa mengerti karakter anak-anak di setiap tahunnya. Karena setiap tahun akan ada siswa baru dan dengan karakternya yang berbeda-beda. Menurut Supriyadi,menjadi guru itu tidak ada istilah “duka” asalkan menjalankannya dengan enjoy,senang,dan dinikmati.
Supriyadi pun juga berpesan “kunci sukses yaitu jika seseorang memiliki kedisiplinan yang tinggi” tutur Supriyadi. Harapan Supriyanto untuk SD 16 Surakarta semoga kedepannya SD 16 bisa menjadi sekolah unggul,meluluskan siswa yang berkualitas,dan bisa lebih maju(Ira/r)

Related posts