Yudha Ristyono,S.Pd Kepala Sekolah SMK Pelita Bangsa Boyolali Peranan Skill Dalam Dunia Kerja

Skill atau ketrampilan merupakan suatu kemampuan seseorang dalam mempergunakan akal,ide,serta kreatifitas dalam mengerjakan,membuat ataupun mengubah sesuatu menjadi yang lebih bermakna sehingga dapat menghasilkan sebuah nilai tambah dari hasil yang dikerjakan tersebut. Dunia kerja memiliki kehidupan yang berbeda dengan lingkungan kuliah maupun lingkungan rumah. Misal di kantor,seorang pekerja tidak hanya dituntut sebagai pribadi yang pintar secara teknikal,tapi seorang pekerja harus juga harus meguasai soft skill
Yudha Risyono,S.Pd pria kelahiran Klaten tahun 1991 ini menuntut ilmu di kota kelahirannya saat Sekolah Dasar(SD) hingga perguruan tinggi. Pria yang kerap disapa Yudha ini memilih melanjutkan ke perguruan tinggi di Klaten,lebih tepatnya di UNWIDHA(Universitas Widya Darma Klaten mengambil jurusan bahasa Inggris. Setelah lulus dari perguruan tinggi tahun 2014 Yudha menjadi guru di SMK Pelita Bangsa Boyolali. Sekarang ia masih tinggal di Klaten,ia tinggal dengan istrinya yang bernama Syntya Selvia Sukmaratih. Ia dikaruniai 1 buah hati yaitu Khaylila Dzakiyyah Ristyono.
Anak dari pasangan Sri Suyono dan Nunik Sunarni ini menuturkan bahwa soft skill sangatlah penting bagi anak untuk kedepannya saat anak-anak sudah lulus sekolah. Karena soft skill berkaitan dengan kecerdasan emosional,sifat kepribadian,ketrampilan sosial,komunikasi,berbahasa,kebiasaan pribadi,dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. Soft skill menyangkut karakter pribadi seseorang yang dapat meningkatkan interaksi individu,kinerja pekerjaan,dan prospek karir. Beda halnya dengan hard skill yang berkaitan dengan kempampuan menyerap ilmu atau keahlian dan kemampuan untuk melakukan tugas atau kegiatan tertentu,soft skill berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk berinteraksi secara efektif dengan sesamanya baik di dalam maupun di luar tempat kerja. Kan tetapi soft skill juga tidak akan berjalan sempurna apabila tidak diiringi dengan Hard skill,begitu juga sebaliknya.
Guru sangat berperan penting dalam mengembangkan soft skill siswa. Guru harus mempunyai soft skill yang bagus juga. Tetapi orang tua pun juga ikut berperan penting dalam pengembangn skill anak,karena anak lebih banyak bersama orang tuanya. Dalam pengembangan soft skill siswa,SMK Pelita Bangsa memiliki program,yaitu dari ekstrakurikuler,materi pelajaran.SMK Pelita Bangsa merupakan sekolah keperawatan, maka sekolah ini sering mengadakan kujungan diluar sekolah. Kunjungan tersebut salah satunya yaitu tensi gratis pemeriksaan kesehatan untuk jurusan keperawatan. Sedangkan jurusan Farmasi sering membuat jamu/ obat herbal, jamu atau obat herbal tersebut juga dipakai saat terjun ke lingkungan masyarakat bersama pemeriksaan kesehatan Keperawatan. SMK ini juga mengadakan prakerin(praktek kerja industri) selama 6 bulan,namun dibagi menjadi 2 tahap. Yaitu saat pertengahan kelas 2 dan dilanjut saat awal kelas 3. Prakerin diberlakukan untuk semua siswa,agar mereka memiliki pengalaman di dunia kerja sesuai jurusannya. Di SMK Pelita Bangsa hanya terdiri dari 2 jurusan yaitu jurusan farmasi dan keperawatan. Maka siswa-siswi prakerin di berbagai lembaga kesehatan contohnya di apotik,puskesmas,klinik,dan rumah sakit. Penempatan prakerinnya pun juga sudah ditetapkan dari sekolah. Selain ketrampilan di bidang kesehatan,siswa SMK Pekita Bangsa juga harus memiliki ketrampilan dalam pemecahan masalah komunikasi.
SMK ini sudah meluluskan siswa sebanyak 2x. Dikarenakan sekolah ini merupakan sekolah baru yang berdiri tahun 2014. Yang dulunya hanya ada 4 kelas sekarang berubah menjadi 6 kelas dengan jumlah siswa sekitar 115. Dan jumlah guru ada 25. Untuk masuk ke SMK ini pun juga ada tes/syarat khusus,terutama tes kesehatan karena pada dasarnya sekolah ini menjurus ke bidang kesehatan. Selain tes kesehatan,siswa harus bisa kompeten dengan dunia usaha dan industri.
Harapan Yudha untuk SMK Pelita Bangsa untuk kedepannya yaitu sekolah ini bertambah lebih bagus dan berkualitas. Dan untuk gurunya pun semoga skill yang dimiliki bisa lebih bagus lagi sehingga dapat meningkatkan kualitas sekolah dan juga kualitas siswa.

Related posts