KRISTANTO S.Pd WAKIL KEPALA KESISWAAN SMK KARYA NUGRAHA JADIKAN GENERASI MILENIAL YANG TERAMPIL

Keterampilan, ya sekarang ini banyak siswa yang hanya mengandalkan softskill dan mengabaikan hardskill. Namun taukah anda peran penting keduanya? Tanpa adanya sebuah hardskill maka seseorang tidak akan di gunakan oleh dunia kerja menginggat persaingan kerja yang semakin ketat ini. Kita sebagai generasi milenial seharusnya mempuanyai keterampilan yang lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya.Banyak fasilitas yang mendukung,banyak peluang yang ada dan sekarang hanya niat yang kamu perlukan untuk mengasah sebuah keterampilan untuk persiapkan menghadapi dunia kerja nantinya.

Belum lama ini majalah didik mewawancarai seorang guru yang bernama Kristanto S.Pd yang menjabat sebagai wakil kepala kesiswaan di SMK Karya Nugraha Boyolali. Beliau mempunyai 1 istri dan1 orang anak. Ia lulus sebagai sarjana pendidikan bahasa inggis tahun 2008. Sekarang ia bertempat tinggal di Bendo sari Rt 05/RW 04 Kenteng Penggung Boyolali. 10 tahun sudah ia mengajar dan membimbing di SMK Karya Nugraha Boyolali. Anak dari Dariyem yang bekerja sebagai petani ini sangat dekat dengan siswanya karena beliau juga yang menangani berbagai macam karakter siswa.SMK Karya Nugraha Boyolali mempunyai bermacam jurusan antara lain yaitu Tsm (Teknik Sepeda Motor), PSY(Perbankan Syariah) , TBO(Teknik Body Otomotif), TKR (Teknik Kendaraan Ringan),dan TKJ (Teknik Komputer Jaringan). Dan mempunyai siswa sekitar 1200 dengan masing masing kelas sekitar 35 sampai 40 siswa. SMK Karya Nugraha Boyolali juga memiliki berbagai macam ekstra untuk melatih keterampilan dan kemampuan bersosialisasi anak antara lain paskibra,rebana, paduan suara, pramuka, voly, bahasa jepang dan yang lainnya.

Kristanto S.Pd mengatakan bahwa ketrampilan siswa yang di siapkan oleh SMK Karya Nugraha Boyolali untuk menghadapi dunia kerja seperti yang kita ketahui bahwa persaingan yang ketat dalam menghadapi dunia kerja memang seperti yang kita ketahui bahwa ketrampilan (skill) menjadi suatu kendala bagi siswa.Maka dari itu SMK Karya Nugraha menyiapkan peserta didik yang baik dalam bidang akademis maupun non akademis. Untuk akademis mengajarkan mata pelajaranyang harus di ajarkan kepada siswanya dan didalam pendidikan akademis ada mata pelajaran kewirausahaan dan prakarya yang akan mendidik anak anak untuk lebih terampil dalam menjadi wirausaha ke depan yang di harap bisa menciptakan peluang peluang usaha kedepannya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain

Smk Karya Nugraha Boyolali menerapkan pendidikan liveskill atau ketrampilan sepanjang hayat yang bisa di gunakan disetiap jurusannya, smk karya nugraha sudah menyiapkan terobosan –terobosan untuk menyiapkan lulusan yang siap untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Misalnya saja selain dengan ketrampilan wirausaha smk karya nugraha juga memberikan keterampilan bidang menjahit atau tatabusana dan sekarang ini lebih di kenal dengan desaigner. Keterampilan tersebut di peruntukkan untuk satu kelas khusus tekhnik computer jaringan yang kami siapkan untuk memiliki keahlian tambahan yaitu sebagai perancang dan pembuat busana kemudiaan tekhnik sepeda motor sudah mulai mengembangkan kemampuan para siswanya untuk bisa membuka servis mandiri yaitu disuzuki roda dua smk karya nugraha yang di operasionalkan oleh siswa dan juga bisa semakin menggali kemampuan dan potensi anak dalam melayani masyarakat.

Lalu tekhnik body otomotif SMK Karya Nugraha Boyolali memberikan praktek secara langsung dengan menerima clien dalam bidang pegecatan, pendempulan dan perbaikan-perbaikan body seperti pengentengan dan lain sebagainya. Dan untuk liveskill yang lain seperti membuat pagar,trails dan sebagainya. Jadi setiap jurusan yang ada di SMK ini sudah langsung menekankan kemampuan siswa yang siap untuk di pakai dalam dunia usaha. Dengan materi yang tidak lepas dari kurikulum tetapi kita juga mengembang kan potensinya link and match kan dengan materi dari dudi(dunia industry ) jadi anak anak tidak akan kaget menghadapi pekerjaan dan alat yang modern di dunia industry. Lebih penting kami juga menekankan dalam hal sikap karena sikap adalah ujung tombak utama sebelum anak menghadapi dunia usaha,sepandai apapun siswa jika tidak memiliki sikap yang baik akan sangat mustahil untuk di pakai di dunia usaha dan dunia industry. Maka SMK Karya Nugraha Boyolali lebih menekan kan pada sikap yang lebih di pusatkan pada kedisiplinan,tanggung jawab dan akhlakqul karimah untuk membekali peserta didik. Doa dan usaha beliau jadikan motivasi terhadap siwanya untuk terus semangat dalam menimba ilmu dan mengasah keterampilan yang di miliki para siswa masing-masing. Dengan membiasakan kegiatan agama yang rutin dikerjakan pada pagi hari.

“Softskill merupakan kemampuan berfikir anak atau kreatifitas anak sebelum diterapkan di dalam praktek atau (hardskill)”tandas Kristanto S.Pd. Tujuan untuk mengembangkan softskill adalah untuk menciptakan peserta didik yang kreatif dan tidak tergantung terhadap orang lain, bisa mengembangkan apa yang ada di dalam dirinya. Guru juga berperan penting dalam mengembangkan softskill siswa dengan mendampingi,memberikan pelayanan dan mengarahkan siswa untuk lebih baik. Namun yang lebih berperan penting lagi ialah orang tua karena lebih banyak memiliki waktu untuk mendidik dan mengajarkan. Program yang sudah diterapkan untuk mengembang kan siswa seperti kegiatan kewirausahaan,kegiatan prakarya, memberikan kemampuan-kemampuan tambahan dan membiarkan anak untuk berkreasi dan berkarya. Sekarang ini SMK Karya Nugraha sudah memakai kurukulum 2013 dimana anak sangat berperan penting terhadap pembelajaran dan banyak karya karya yang sudah dipamerkan meskipun belum di perjual belikan. Walaupun banyak hambatan yang menghadang seperti keinginan siswa didalam mereka mengikuti kegiatan pengembangan diri ataupun bagaimana cara kita untuk mengubah menset anak untuk tidak bergantung dengan orang lain. Dalam dudi (dunia kerja) kita bisa melakukan ujicoba pengembangan softskill siswa namun kita baru bisa membuat tapi belum untuk pemasarannya. Kedala yang yang kita hadapi hanyalah terkait dengan sikap anak yang terkadang belum terbiasa dengan tempat prakerinnya

Kristanto S.Pd berharap disamping keterampilan sikap siswa juga harus mampu memiliki keterampilan bagaimana dalam memecahkan masalah,keterampilan dalam menghadapi berbagai kondisi yang belum pernah mereka lewati. Jadi nantinya mereka dapat mencari solusi terhadap apapun permasalahan yang mereka hadapi bersamaan dengan keterampialn yang mereka dapat sesuai dengan jurusannya masing- masing. Beliau juga berharap kepada siswanya menguasai semua ilmu dan menguasai hardskill di jurusan masing masing untuk bisa menerapkan dalam dunia kerja.

Suka duka Kristanto S.Pd selama menjadi guru,dukanya yaitu mendapat tantangan tersendiri ketika sedang menghadapi peserta didik yang susah untuk di arahkan,jadi kita harus pandai pandai memilah sikap dalam menghadapinya,sedangkan sukanya setiap hari ketemu anak dengan karakter yang berbeda. Saya sering menghadapi berbagai karakter anak yang sulit untuk diatur namun saya hanya memberi nasehat dan menjadikan itu semua sebagai amalan yang bermanfaat. Diakhir wawancara beliau berpesan terhadap generasi muda untuk terus meningkatkan kepribadian yang baik, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan meningkatkan ilmu agama.(Niya Enjelia/r)

Related posts