SD KRISTEN KALAM KUDUS SURAKARTA CIPTAKAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan merupakan suatu kebiasaan dari sekelompok orang yang turun temurun dari generasi ke generasi. Apakah arti dari sekolah dasar? Sekolah dasar ialah jenjang dasar pada pendidikan formal di Indonesia. Sekolah dasar atau sering disebut dengan SD ini ditempuh dalam kurun waktu 6 tahun, mulai dari kelas satu sampai dengan kelas enam. Dalam pemilihan sekolah orang tua harus benar-benar memikirkan sekolah mana yang sesuai dan tentunya dengan kualitas yang terbaik.
Kismanto Utomo S.Pk, pria yang menjabat Kepala Sekolah di Sekolah Dasar (SD) Kalam Kudus Surakarta menyampaikan bahwasanya Solo merupakan kota yang sudah maju pendidikannya, dapat dilihat dari penataannya, proses pendaftaran online, kejuaraan kejuaraan, dan masih banyak lagi. Mutu pendidikan di solopun menurut beliau sudah maju yang parameternya adalah banyak anak dari kota lain yang bersekolah di Solo, dan Solo menjadi ukurannya.
Lahir di Grobogan 23 Juni 1967, pria yang kerap disapa alex ini mempersunting wanita yang bernama Eni Dwi Astuti pada tahun 1994 dan memiliki 3 orang anak laki-laki bernama Enos, Pradita dan Pamungkas. Sekarang kismanto tinggal di perumahan Klero, Mojosongo, Surakarta. Mengenai pendidikannya, dulu Sd dan SMPnya di purwodadi, kemudian lanjut di Sekolah Pendidikan Guru, dan kemudian Kismanto melanjutkan lagi mengambil jurusan sarjana pasti di Universitas Satya Wacana kemudian mendapat gelar S.Pk. Dulunya Kismanto pernah dinas di Purwodadi selama 1 tahun, di Cilacap 5 tahun dan sekarang di SD Kalam Kudus Surakarta kurang lebih 23 tahun.
Jumlah siswa di SD kalam kudus saat ini ada 983 siswa dan dibagi menjadi 33 rombongan belajar. Siswa yang bersekolah disini minimal berumur 6 tahun, untuk masuk di SD ini tidak ada tes khusus kecuali untuk anak yang ABK diadakan tes psikologi dan observasi. Kegiatan ekstrakurikuler disini dimaksimalkan untuk hari sabtu, dan ada 28 ekstra. Semua siswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler khususnya untuk ekstra Pramuka. Waktu yang diberikan untuk kegiatan ekstrakurikuler selama satu jam selesai KBM. Ekstra robotik merupkan salah satu ekstra yang menjadi unggulan dan sering mendapatkan prestasi hingga tingkat internasional. Mengapa ekstra di SD Kalam Kudus ini banyak? Sebab kismanto ingin mengetahui kemampuan anak anak yang sesungguhnya, potensi anak berbeda beda dan anak anak mengikuti kegiatan ekstra sesuai dengan pilihan dan kemampuannya masing-masing. Di SD Kalam Kudus ini memiliki 110 karyawan yang didalamnya ada 78 guru.
Menurut beliau pendidikan saat ini sudahlah sesuai harapan, namun beliau merasa tidak pernah puas dan ingin terus meningkatkannya. Harapan untuk kedepannya adalah beliau ingin membuat karakter anak menjadi lebih baik, tidak hanya pandai dalam pembelajaran tetapi karakter dan kemampuan pun juga harus baik sehingga lulus mempunyai kemampuan dasar secara utuh. Fasilitas yang ada di SD ini ada fasilitas Footplay/Futsal, laboratorium, perpustakaan, dan kantin yang cukup besar. Kismanto menuturkan bahwa fasilitas sangat mempengaruhi karakteristik anak.
Anak kedua dari 7 bersaudara ini mengemukakan bahwa suka dukanya jadi guru itu banyak, menurutnya banyak sukanya dari pada dukanya, komplain dari orang tua itu dianggapnya wajar dan beliau sangat enjoy sekali menjadi seorang guru karena beliau dapat memberikan sesuatu bagi generasi bangsa. Kontribusi guru untuk pendidikan di indonesia menurut kismanto, yang pertama adalah guru harus mentransformasi ilmu tetapi caranya juga berbeda tidak hanya menyampaikan saja. Untuk masuk menjadi guru disini ada beberapa seleksi, wawancara, administrasi PGSD, dan tes psikologi. “sumber daya pengajar profesional jelas sangat mempengaruhi dunia pendidikan,kalau tidak profesional tentu tidak dapat membuat sekolah menjadi maju dan anak anak tidak dapat berkembang, hal ini berhubungan dengan kesungguhan guru, apabila guru dalam mengajar hanya monoton tentu anak anak tidak akan mengerti dan maju. Walaupun sudah sertifkasi tetapi tidak mau berubah dan profesional tidak akan maju, jadi sumber daya pengajar profesional itu sangatlah penting” ungkapnya. Di SD Kalam Kudus ini dalam penyampaian materi bercermin pada pendidikan luar negeri. Pendidikan yang mampu membentuk karakter anak ialah menghubungkan antara intra kurikulernya, kurikuler dan ekstrakurikuler. Ketiganya tersebut harus saling support dan terhubung. (Dianika/r)

Related posts