SUPRAP S.Pd WAKA KURIKULUM SMK MUHAMMADIYAH 4 BOYOLALI PENTINGNYA SOFT SKILL UNTUK MENGHADAPI DUNIA KERJA

Suprap S.Pd, lahir di Boyolali pada tanggal 20 Januari 1981. Anak dari pasangan Marno dan Senen ini telah mempersunting Dyah Sakti Octarina pada tahun 2008 dan dikaruniai 1 orang anak bernama Airlangga Yodha Pradana. Beliau sekarang tinggal di perum Winong Permai blok C no 2 Boyolali. Mengenai pendidikannya dulunya suprap ini alumni dari SD N Gunungsari Senden, SMP N 1 Selo, dan SMK BK 4 Ampel, kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dan mengambil jurusan Fisika. Beliau lulus pendidikan terakhirnya pada tahun 2006 dan mendapatkan gelar S.Pd. beliau pertama kali dinas di SMK Permata Harapan Batam Kepulauan Riau pada tahun 2006, di SMK Telekomunikasi Tunas Harapan selama 1 tahun, dan tahun 2009 sampai sekarang ini beliau mengajar di SMK Muhammadiyah 4 boyolali.
Belum lama ini majalah didik mewawancarai suprap di ruang kerjanya, apa pentingnya soft skill dan hardskill dalam dunia kerja? Menurut beliau soft skill sangat penting sekali bagi dunia kerja, karena perusahaan sekarang ini tidak hanya membutuhkan hardskillnya saja tetapi softskill sangat diperlukan. Apakah soft skill dan hard skill itu? Soft skill merupakan kecerdasan emosional , sifat kepribadian/ karakter yang dimiliki seseorang sedangkan hard skill adalah keterampilan atau keahlian utama yang dimiliki seseorang agar sukses dalam pekerjaan. Soft skill tidak hanya bergantung pada sekolah saja tetapi orang tua juga harus mensuportnya. Apabila soft skill hanya diajarkan di sekolah saja tetapi di rumah soft skill atau karakternya tidak diajarkan maka sama saja tidak akan jadi, sehingga pihak sekolah dan orang tua diperlukan kerjasama untuk membentuk karakter anak.
Dalam mengembangkan soft skill siswa SMK Muhammadiyan 4 Boyolali ini berdasar pada kegiatan keagamaan, menamkan kebiasaan tadarus pada pagi hari, sholat dhuha, sholat dzuhur, sholat jumat dan sholat ashar. Soft skill itu sangat mempengaruhi dalam dunia kerja, karena perusahaan perusahaan sekarang ini yang dibutuhkan justru soft skillnya itu sendiri. Semua bapak ibu guru di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali terlibat dalam pengembangan karakter anak, SMK ini juga menambahkan wakil kepala sekolah yang membidangi Keislaman dan Kemuhammadiyahan. Soft skill juga di intregrasikan ke dalam semua mata pelajaran. Hambatan hambatan ketika guru mengintegrasikan pendidikan karakter hanya pada kemauan siswa itu sendiri, sedangkan dari segi sarana prasarana untuk pembelajaran disini ini sudah cukup memadai. Strategi yang dilakukan oleh pada guru di SMK ini menggunakan kurikulum 2013 dengan berbagai metode penyampaiannya agar siswa tidak bosan ketika pembelajaran. “fasilitas untuk pembelajaran disini sudah cukup memadai, ada laboratorium, lcd, video converens, pembelajaran online, penilaian online, dan masih banyak lagi” ujarnya. Harapan kedepan adalah menambah koneksi internet pada setiap ruangan, menggunakan absensi online,
SMK Muhammadiyah 4 Boyolali didirikan pada tahun 1997, memiliki 7 kompetensi keahlian diantaranya ada Teknik Mekanik Industri, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia, Farmasi dan Tata Boga, memiliki 40 rombongan belajar setiap kelasnya kurang lebih 36 siswa, memiliki 69 guru. Suprap berharap bahwa keterampilan siswa harus sesuai dengan kompetensi yang di pilih agar dapat terjun dalam dunia kerja. Praktik Kerja Lapangan dibagi menjadi 2 tahap karena terbatasnya dunia industri yang di tempati. Untuk menghadapi pembelajaran ketika siswa PKL guru guru memetakan materi agar materi itu tertata.
Ektrakurikuler yang ada di SMK ini ada banyak, futsal, panahan, taekwondo, tapak suci, aeromodeling, paskibra, gulat, jetkundo, angkat besi, atletik, dll. Ekstrakurikuler yang unggul adalah gulat sampai mendapatkan kejuaraan di tingkat nasinoal, paskibraka mendapatkan juara 3 se Jawa Bali, dan panahan sampai tingkat provinsi. Ektra dilakukan setelah KBM dan dimaksimalkan pada hari sabtu dan minggu. Harapan suprap kedepan untuk SMK Muhammadiyah 4 Boyolali semoga tetap berkembang, semakin maju, siswa siswi dapat diterima kerja di perusahaan perusahaan besar, bagi yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi/ kuliah dapat diterima di Universitas terbaik. (Dianika/r)

Related posts