HUT PGRI ke 73 dalam Revolusi Industri 4.0

Guru merupakan orang yang sangat berjasa bagi kehidupan kita. Tanpa guru kita tak dapat mengenyam pendidikan yang lebih baik dan tak akan mendapat banyak ilmu. Dalam bahasa Jawa guru berarti Di Gugu lan Ditiru yang artinya di Patuhi dan di Tiru. Begitu berpengaruhnya guru dalam kehidupan kita sehingga banyak yang beranggapan, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Setiap tahunnya diperingati hari  dimana kita memperingati jasa-jasa para guru yang telah mengajarkan kepada kita tentang budi pekerti. PGRI yang merupakan kepanjangan dari Persatuan Guru Republik Indonesia adalah organisasi yang mempersatukan semua guru di seluruh Indonesia. Dan tepat tanggal 25 November setiap tahunnya, Indonesia memperingati tanggal tersebut dengan Hari Guru. Pada tahun ini kita memperingati hari PGRI dan hari Guru ke 73. Hal yang sama juga dilakukan oleh PGRI cabang Kecamatan Polokarto. Dengan mengusung tema “Wujudkan Guru sebagai Penggerak perubahan Menuju Indonesia dalam Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan yang diketuai oleh Sarno, S. Pd., M. Pd.  ini dimulai dengan memasang spanduk PGRI di setiap satuan pendidikan mulai dari tanggal 15-30 November 2018.

Untuk memenuhi kebutuhan peringatan HUT PGRI ke 73 baik di tingkat cabang dan pengiriman ke kabupaten, anggaran didapat dari kas, bantuan dan setiap anggota PGRI melakukan swadaya dana masing masing sebesar Rp. 45.000,-. Uang tersebut di serahkan ke bendahara PGRI cabang Polokarto, Wiwik Januhastuti, S. Pd. pada 8 November 2018 kemarin.  Kegiatan HUT PGRI tersebut dimeriahkan dengan berbagai acara seperti, lomba senam, balap karung beregu, solo vokal, bulu tangkis, gerak jalan massal, macapat, tenis meja, konkerkab dan seminar.

Lomba solo vokal diadakan pada, Senin 5 November 2018 bertempat di Gedung Graha PGRI Kab. Sukoharjo. Peserta  lomba tersebut berhasil melaju ke tingkat kabupaten dengan mengirimkan Dariyah, S. Pd dari SMPN 3 Polokarto dan Dwi Setya, S. Pd. dari SMPN 4 Polokarto. Pada hari berikutnya, 8 November 2018 dilaksanakan lomba tenis meja yang dilaksanakan di SDN Mranggen 1 kampus II.  Peserta berasal dari gugus SD, ranting SMP dan SMA mengirimkan 1 peserta putra dan putri. Masih ditempat yang sama da hari berbeda pada 12 November 2018 dilaksanakan lomba mocopat.  Peserta berasal dari gugus SD, ranting SMP dan SMA mengirimkan 1 peserta putra dan putri. Dengan mengenakan seragam PGRI masing masing peserta menyayikan lagu wajib Dhandhang Gula dan lagu pilihan seperti, Sinom, Pangkur, dan Kinanthi. Berpindah di GOR Bayu Putra Blimbing pada hari Senin-Selasa, 12-13 November 2018 dilaksanakan lomba bulu tangkis. peserta berasal dari gugus SD, SMP dan SMA denhan masing masing peserta 6 orang.  Jenis pertandingan yang di adukan tunggal putra dan tunggal putri. Puncaknya dilaksanakan hari ini, 22 November 2018 dengan mengadakan jalan sehat massal pukul 06.30 WIB dengan titik awal di Lapangan Desa Pranan, Polokarto. Peserta berasal dari semua anggota PGRI satuan TK, SD, SMP, SMA dan Cabang khusus. Dengan berseragam olahraga kegiatan tersebut ditempuh sejauh 2 km. Untuk mengurangi rasa lelah di tengah perjalanan diberikan kupon undian untuk ditukarkan doorprize yang telah dikumpulkan dari masing masing satuan pendidikan senilai minimal Rp. 50.000,-.  Untuk memeriahkan acara setiap gugus  dan ranting untuk menunjukkan atraksi seni untuk menghibur para peserta.( lita/red)

Related posts