Facebook Berantas Konten Politik

Layaknya media sosial banyak digunakan untuk mengisi konten yang standard. Banyakd ari pengguna mahasiswa, pekerja, ibu rumah tangga atau sampai ke ranah politik. Namun penggunaan media sosial dengan bijak terus dikampanyekan agar di media sosial menjadi sehat. Diantaranya adalah digunakan untuk membranding UMKM dan pelaku usaha. Nampaknya Facebook tidak mau kecolongan lagi saat peristiwa pemenangan pemilu Amerika Serikat oleh Calon Presiden Doland Trump waktu itu. Ratusan konten yang berbau poliik di hapus dengan teliti. Mark Zuckerberg tidak lagi mau tersangkut masalah terlebih lagi konten yang berhubungan dengan hoax. Ada 559 halaman dan 251 akun yang melanggar ketentuan Facebook telah didonaktifkan. Disinyalir akun akun yang bertebaran adalah orang yang sama atau tim yang sama dengan berusaha membuat akun palsu agar terkesan berbeda dengan akunnya yang lain. Sehingga seorang pengguna facebook bisa punya banyak akun. Diharapkan dari sini akun facebook akan bersih dari konten politik. Bambang Eka Purnama Dosen Universitas BSI Solo mengatakan bahwa “saya juga punya akun facebook namun saya gunakan untuk update sesuatu yang bermanfaat agar bisa menginspirasi banyak umat” tuturnya. Bambang juga selalu menyerukan bahwa dirinya mensuport pemanfaatan media sosial apapun untuk meningkatkan penjualan, taraf hidup dan branding perusahaan dan UMKM khususnya.

Related posts