AT AUB Surakarta Luncurkan Teknologi Modern Bagi Para UKM Produksi Jagung

Usaha Kecil dan Menengah atau disingkat UKM., Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil yakni : “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

Salah satu industri penopang keberlangsungan para peternak ayam adalah keberadaan UKM pecah jagung. UKM mitra dalam pelaksanaan program PKM tahun 2018 ini adalah beralamat dukuh Plumbon, RT 03/04 desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo dan Kenteng, Sidowayah Polanharjo, Sukoharjo. Ke dua UKM mitra bergerak di bidang penggilingan jagung, yang menghasilkan jagung jenis super butiran besar dan jagung pecah jenis butiran halus (menir). Permasalahan utama yang menghambat proses produksi adalah proses penyaringan hasil pecah jagung. Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan bagi masyarakat (PKM) adalah membantu memberikan solusi khususnya persoalan proses produksi, khususnya proses pemisahan jagung pecah menjadi produk yang siap jual sesuai dengan jenisnya.. Metode yang diterapkembangkan yakni survey ke UKM, mendesain alat, pelaksanaan diskusi dengan mitra hubungannya dengan hasil desain alat, proses pembuatan alat, uji kinerja komponen, uji kerja alat dan proses produksi. Hasil dari pelaksanaan program adalah sebuah alat pemisah jagungb pecah dengan specifikasi: ukuran alat 142 x 60 x 160 cm, sumber udara tekan kipas 20 in. Kesimpulan dari pelaksanaan program PKM adalah UKM mitra mampu melakukan proses produksi khususnya proses penyaringan dengan kapasitas 500 kg/jam.

Dalam memudahkan proses pemisahan butiran jagung, AT AUB Surakarta bekerjasama dengan UKM Jagung Pecah milik Widodo dan UKM Jagung Pecah milik Rini Astuti, Merancang mesin pemisah butiran jagung pecah selama dua bulan yang diketuai oleh Joko Rochmadi, ST, M.Pd dan dianggotai oleh Galih Wisnu W, SE, MM. Dan hasil dari pelaksanaan program PKM TA 2018 yakni Kapasitas proses penyaringan adalah 500 kg/jam, Kecepatan sumber tenaga berpengaruh terhadap proses pemisahan jagung pecah. Tidak hanya memisahkan alat ini mampu memproduksi, menyaring dengan kecepatan dan menghemat tenaga.(Apsarsis/R)

Related posts