Tugiyem, S.Pd (Kepala Sekolah Dasar Negeri 03 Kalijirak Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar) Kedisiplinan Guru Sangat Penting edisiplinan Guru Sangat Penting Sebagai Penentu Kualitas Kerja

Karanganyar – Tugiyem, S.Pd Kepala Sekolah Dasar Negeri 03 Kalijirak Kecamatan Tasikmadu Kabupaten  Karanganyar mengutarakan terkait penelitian yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, disiplin kerja harus
selalu baik dan kondusif agar pegawai mempunyai kinerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Apabila disiplin kerja pegawai tidak baik dan tidak kondusif, maka kinerja pegawai cenderung akan menurun yang
akhirnya mengakibatkan menurunya prestasi kerja dan produktifi tas kerja.

Dikatannya, Pegawai yang profesional diawali dengan kinerja terlebih dahulu, sebagaimana yang dikemukakan Sutrisno Hadi bahwa kinerja adalah sifat kejiwaan yang erat hubungannya dengan faktor-faktor kepuasan kerja, gairah kerja dan keinginan untuk mempertinggi hasil kerja. Dengan demikian kinerja sangat berkaitan dengan suasana atau keadaan dimana sikap dan perasaaan dari seseorang yang terikat melakukan pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan hasil kerja yang lebih baik. Untuk itu hendaknya selalu diupayakan agar para pegawai
ditumbuhkembangkan rasa dan sikap disiplin yang tinggi, sebagai ketaatan waktu, serta ketaatan pada
semua aturan dan ketentuan yang berlaku termasuk di dalamnya kepatuhan terhadap prosedur kerja
yang ada.
Dengan rendahnya dan kurang disiplin kerja para guru PNS maka dipandang perlu diadakan penelitian tindakan dengan tujuan agar para guru semakin meningkatkan kinerja dan disiplin dalam mengajar melalui penerapan supervisi akademik pada Guru di SD Negeri 03 Kalijirak Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar semester I
tahun pelajaran 2017/2018.
Menurut Tugiyem hal ini dipandang perlu, agar kinerja dan disiplin dalam mengajar para guru sesuai yang diharapkan. Setelah dilaksanakan penelitian selama tiga bulan tersebut, maka dapat dilihat dari hasil pengamatan bahwa tingkat keterlambatan waktu kedisiplinan guru kurang dari 5 menit, siklus I sebanyak 55%, siklus II sebanyak 78% dan siklus III sebanyak 100%, sedangkan keterlambatan waktu antara 5-10 menit siklus I sebanyak 33% siklus II sebanyak 12 % dan siklus III sebanyak 0%, dan keterlambatan guru lebih dari 10 menit pada siklus I sebanyak 100%, siklus II sebanyak 0% dan siklus III sebanyak 0%.
“Tugiyem menambahkan dengan hasil yang demikian itu maka terjadilah peningkatan produktivitas dan kedisiplinan guru dalam mengajar dikelas, hal ini menunjukkan bahwa kedisiplinan guru sangat penting sebagai penentu kualitas kerja yang lebih baik lagi,”pungkas Tugiyem. (Ami)

Related posts