Pembelajaran Inkuiri Tingkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Biologi

Oleh: Drs. Marno M.Pd
(Guru Biologi SMA Negeri 1 Surakarta)
Pembelajaran inkuiri merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal
seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu (benda, manusia atau peristiwa)
secara sistematis, kritis, logis, analitis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya
dengan penuh percaya diri,sering vdisebut sebagai pembelajaran heuristic ( bahasa Yunani=
heuriskein) yang berarti “saya menemukan”. Pembelajaran inkuiri menekankan kepada proses
mencari dan menemukan.

Implementasi inkuiri dalam pembelajaran peran siswa adalah mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing siswa untuk belajar. Pembelajaran inkuiri merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa, sehingga timbul interaksi yang merupakan syarat bagi timbulnya kegiatan inkuiri bagi siswa, yaitu : (1) aspek sosial di dalam kelas dan suasana bebas-terbuka dan permisif yang mengundang siswa berdiskusi; (2) berfokus pada hipotesis yang perlu diuji kebenarannya; dan (3) penggunaan fakta sebagai evidensi dan di dalam proses pembelajaran dibicarakan validitas dan reliabilitas tentang fakta, sebagaimana lazimnya dalam pengujian hipotesis.
Beberapa ciri pembelajaran inkuiri setidaknya memiliki tiga ciri yaitu ; 1) pembelajaran inkuiri menekankan kepada aktivitas siswa secara maksimal untuk mencari dan menemukan atau ( menempatkan siswa sebagai subjek belajar), 2) seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban sendiri dari sesuatu yang dipertanyakan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap percaya diri (self belief) atau menempatkan guru bukan sebagai satu-satunya sumber belajar, tetapi lebih diposisikan sebagai fasilitator dan motivator belajar) dan 3) tujuan dari pembelajaran inkuiri adalah mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis, atau mengembangkan kemampuan intelektual sebagai bagian dari proses mental atau (siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, akan tetapi bagaimana mereka  dapat menggunakan potensi yang dimilikinya).
Strategi pembelajaran inkuiri merupakan model yang dianggap sesuai dengan perkembangan psikologi belajar modern yang menganggap belajar adalah proses perubahan tingkah laku berkat adanya pengalaman, model pembelajaran ini dapat melayani kebutuhan siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, yaitu siswa yang memiliki kemampuan belajar bagus tidak akan terhambat oleh siswa yang lemah dalam belajar. Secara garis besar terdapat 6 langkah pada model pembelajaran inkuiri ini, yaitu : (1) Orientasi yaitu membina kondisi pembelajaran yang responsif, dan merangsang peserta didik untuk berfi kir dalam pemecahan masalah, (2) Merumuskan masalah yaitu langkah menggiring peserta didik ke suatu permasalahan, dan peserta didik didorong untuk memperoleh jawaban yang benar dan tepat, (3). merumuskan hipotesis yaitu merupakan jawaban sementara dari permasalahan yang tengah dikaji, yang logis dan rasional, (4) Mengumpulkan data yaitu merupakan suatu bentuk aktivitas menjaring beberapa informasi yang sekiranya diperlukan dalam menguji kebenaran hipotesis, dalam pembelajaran inkuiri, mengumpulkan data adalah proses mental sangat penting dalam proses pengembangan intelektual, juga kemampuan menggunakan potensi berfi kir dan ketekunan, (5).Menguji hipotesis yaitu merupakan proses menentukan jawaban, dalam pengujian hipotesis yang paling penting adalah tahu akan keyakinan peserta didik atas jawabannya, menguji hipotesis adalah proses mengembangkan kemampuan berfi kir secara rasional, dan (6) Menarik kesimpulan yaitu merumuskan kesimpulan adalah proses mendskripsikan hasil temuan yang didapat dari hasil pengujian hipotesis.
Pengertian Motivasi Belajar Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Motivasi akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan energi yang ada pada diri manusia, sehingga akan saling terkait dengan persoalan gejala kejiwaan, perasaan dan juga emosi, untuk kemudian bertindak atau melakukan sesuatu. Sedangkan motivasi belajar dapat juga diartikan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelak perasaan tidak suka. Dengan demikian disimpulkan bahwa pengertian motivasi adalah keseluruhan daya penggerak baik dari dalam diri maupun dari luar dengan menciptakan serangkaian upaya untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu yang menjamin kelangsungan dan memberikan arah pada kegiatan sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek itu dapat tercapai.
Pengertian Hasil Belajar Pengertian belajar dan mengajar merupakan konsep yang tidak bisa dipisahkan. Belajar merujuk pada apa yang harus dilakukan seseorang sebagai subyek dalam belajar. Sedangkan mengajar merujuk
pada apa yang seharusnya dilakukan seseorang guru sebagai pengajar. Dua konsep belajar mengajar yang
dilakukan oleh siswa dan guru terpadu dalam satu kegiatan. Diantara keduannya itu terjadi interaksi
dengan guru. Kemampuan yang dimiliki siswa dari proses belajar mengajar saja harus bisa mendapatkan
motivasi dan hasil belajar tanpa adanya intervensi orang lain sebagai pengajar. Oleh karena itu hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki seorang siswa setelah ia menerima perlakukan dari pengajar (guru), hasil belajar dapat meliputi (1). Keterampilan dan kebiasaan, (2). Pengetahuan dan pengarahan, (3). Sikap dan citacita.
Berdasarkan dari uraian tersebut bahwa hasil belajar adalah kemampuan keterampilan, sikap dan keterampilan yang diperoleh siswa setelah ia menerima perlakuan yang diberikan oleh guru sehingga dapat mengkonstruksikan pengetahuan itu dalam kehidupan sehari-hari.
Implememtasi Inkuiri Tingkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Pengertian motivasi belajar sebagai kekuatan
mental yang mendorong terjadinya belajar yang bersumber dari dalam diri sendiri (motivasi internal) dan dari luar seseorang (motivasi eksternal). Sedangkan hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh siswa setelah mengalami proses belajar dengan penerapan Inkuiri, hasil belajar seseorang tergantung pada apa yang telah diketahui si subjek belajar, tujuan, motivasi, yang mempengaruhi proses interaksi dengan bahan yang sedang dipelajari.
Hasil belajar ranah psikomotor berkenaan dengan keterampilan atau kemampuan bertindak setelah ia menerima pengalaman belajar tertentu, model Inkuiri yang diterapkan dalam pembelajaran dikelas adalah Inkuiri terstruktur. Penerapan model inkuiri terstruktur diharapkan dapat mengembangkan kemampuan Inkuiri dasar.
Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa melalui implementasi pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehinggga berdampak secara positif dalam upaya meningkatkan hasil belajar yang mencakup tiga aspek yaitu aspek belajar pengetahuan (kognitif), hasil belajar Keterampilan (psikomotor) dan hasil belajar sikap (afektif). Sehingga dalam pembelajaran inkuiri siswa sebagai subjek belajar diharapkan dapat menumbuhkan sikap percaya diri (self belief) dan menempatkan guru bukan sebagai satu-satunya sebagai fasilitator dan motivator belajar siswa. (*)

Related posts