Gerhana Bulan 28 Juli 2018 Merupakan Gerhana Terlama di Abad 21

Solo – Ini adalah sebuah fenomena yang akan bisa terulang pada 9 Juni 2123 nanti. Jadi kita sangat beruntuk semalam bisa menyaksikan kejadian luar biasa ini. Belum tentu dan hampir bisa dipastikan 9 Juni 2123 nanti kita sudah tidak ada lagi didunia. Gerhana yang terjadi semalam berdurasi 1 jam 43 menit. Hal ini disebabkan karena jarak bulan berada pada posisi terjauh dengan bumi. Jarak standardnya antara bumi dan bulan adalah 384.000 kilometer sedangkan malam tadi saat gerhana jarak bulan dan bumi berada pada 406.000 km. Itulah makanya kenapa warna bulan menjadi terlihat kemerahan. Kondisi inilah disebut sebagai micro blood moon. Ternayat dari fenomena ini planet Mars yang merupakan planet terdekat dengan bumi juga menjadi terlihat. Posisinya berada disebelah kiri bulan dan terlihat kemerahan. Kejadian luar biasa lainnya adalah semalam terjadi hujan meteor yang lebih banyak. Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan bahwa meteor akan bertaburan diangkasa dan statistiknya adalah berada di Southern Delta Aquarius sekitar 20 meteor per jam dan Piscic Austrinis sekitar lima meteor per jam.
Bagaimana kejadian gerhana bulan bisa terjadi ? Hal ini disebabkan karena posiis matahari, bumi dna bulan berada dalam 1 garis lurus. Namun posisinya karena 1 garis lurus bulan yang biasanya memantulkan sinar matahari ke bumi menjadi terhalang posisinya oleh bumi sehingga cahaya bulan perlahan akan seperti krowak sampai terhalang total dan cahaya bulan hilang.

Related posts