Festival Jajanan Nusantara BSI Menghadirkan Puluhan Jajanan Dari Berbagai Daerah

 

Festival Jajanan Nusantara yang digelar di Kampus BSI Yogyakarta Selasa (20/7/2018) menghadirkan puluhan jajanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.  Pada Festival jajanan Nusantara ini pengunjung dapat menikmati jajanan tradisional seperti nasi pecel Madiun, kue ampera tatag dari Kalimantan, kue serabi Bandung, kue lumpur Sidoarjo, nagasari Jepara, pisang rai Bali dan masih banyak lagi.  Selain aneka jajanan tradisional tersedia juga berbagai minuman tradisional seperti aneka jamu yang merupakan minuman tradisional khas Jawa Tengah, es selendang mayang dari Betawi, es Kuwut dari Bali, dan es carica dari Wonosobo.

“Acara yang diadakan oleh mahasiswa semester 2 dan 4 Akademi Pariwisata (AKPAR) BSI Yogyakarta ini merupakan implementasi dari matakuliah MICE, operasional Tata Boga, dan Pengolahan Makanan II. Tujuannya adalah mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh pada matakuliah-matakuliah tersebut dalam bentuk membuat dan mengkoordinasi sebuah event. Dari sini mahasiswa BSI dilatih untuk dapat membuat perencanaan yang dimulai dari menentukan tema acara dan menu masakan, merencanakan, memanajemen serta mencari sponsor pada acara tersebut, sampai pada pelaksanaan promosi” kata Emmita selaku perwakilan dari Dosen Pendamping.

Panitia Festival Jajajan Nusantara, Isnan Fauzi menuturkan “Acara kali ini mengambil tema jajanan nusantara dikarenakan mahasiswa AKPAR BSI Yogyakarta ingin mengangkat jajanan nusantara yang saat ini kurang digemari masyarakat terutama kalangan muda agar tidak kalah saing dengan berbagai macam jajanan kekinian”

Semua jajanan dan minuman tradisional yang ada pada festival ini dibuat sendiri oleh mahasiswa sehingga dijamin sehat karena tanpa menggunakan bahan pengawet maupun pemanis buatan. Selain itu pengunjung dapat membeli jajanan dan minuman dengan harga yang sangat terjangkau dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp. 1000 sampai dengan Rp. 5000.

Related posts