Teori Orang Utan Perokok di Taman Satwataru Jurug

Seperti kota-kota besar lainnya, di Solo juga terdapat kebun binatang yang asik untuk anda kunjungi apalagi jika membawa si buah hati. Anda bisa mengenalkan beragam jenis satwa di Taman Jurug Solo. Kebun binatang ini memang dahulunya terletak di Taman Sriwedari, salah satu tempat wisata yang juga ada di Solo.
Namun karena adanya pemugaran besarbesaran akhirnya taman Jurug dipindahkan ke lokasi baru yang ada di pinggir Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Jl. Ir.Sutami, yang merupakan jalan utama penghubung Yogyakarta-Surabaya. Dengan pindah lokasi diharapkan para wisatawan lebih mudah untuk mengunjunginya. Sampai sekarang Taman Jurug terus melakaukan pengembangan dengan menata ruang yang lebih baik serta menabahkan koleksi binatangnya. Taman Jurug dibangun diatas lahan seluas 14 hektare dan mempunyai koleksi binatang yang cukup banyak sekitar 200 ekor lebih. Memasuki pintu gerbang Taman Jurug, anda akan disambut oleh pepohonan rindang yang menjadikan suasana teduh dan nyaman. Ditempat Taman Jurug ini anda bisa berkeliling sambal melihat
beraneka ragam satwa. Atau jika anda berani anda dapat mencoba pengalama menunggangi Gajah, Kuda, dan Onta, yang kebetulan berada di kebun binatang Jurung ini. Disini juga terdapat monument yang dibuat sebagai bentuk penghargaan terhadap Maestro Keroncong Indonesia yang terkenal akan lagu Bengawan Solo, yaitu Monumen Gesang. Di Monumen Gesang ini terdapat Sanggar yang sangat sering diguanakan untuk pentas seni music
Keroncong pada hari Minggu yang bisa disaksikan oleh masyarakat umum.
Yang unik di Taman Jurug ini ada seekor orang utan bernama Tori yang mempunyai kebiasaan aneh yaitu Merokok. Tori ini sudah berumur 15 tahun dan selama 10 tahun sudah menjadi perokok aktif. Tori menjadi perokok karena ulah tidak bertanggung jawab para penggunjung yang dengan sengaja membuang putung rokok ke kandang orang
utan tersebut. Sejak itu Tori kecanduan rokok, saat dia ingin merokok dia akan mengangkat kedua jari yaitu jari telunjuk dan jari tengah ke mulutnya, dan permintaan Tori tersebut harus dituruti jika tidak maka dia akan mengamuk dan melemparkan semua benda yang ada didekatnya. Kebiasaan merokok Tori ini sangatlah disayangkan karena bisa menganggu kesehatannya. Untuk itu pihak kebun binatangpun mengajak COP (Cetre For Orangutan Protection), untuk ikut serta memantau kesehatan dan kebiasaan Tori agar bisa segera dihentikan. (Boby/R)

Related posts