Makna Kurban di Hari Idul Adha Menurut Suhadi (Ketua Yayasan Al Hadi Utomo) Menebar Cinta Kasih Mendoakan Indonesia Raya

Peringatan hari Raya Idul Adha 1438H/2017, yang baru-baru ini di selengarakan oleh umat muslim di seluruh dunia, berlangsung sacral. Penuh makna dan penuh cinta kasih, karena dalam peringatan hari raya tersebut terdapat symbol kebersamaan dan aplikasi cinta kasih terhadap saudara-saurada kita dalam bentuk pemberian daging sapi, dan kambing. Bahkan di Arab Saudi dengan daging Onta, disitulah makna kebersamaan terjadi, yang kaya membantu yang miskin dengan tujuan agar wujud perintah Allah SWT dilaksanakan. Seperti yang terjadi di Yayasan Al Hadi Utomo, Pengkok, Sragen. Belum lama ini khususnya saat perayaan Idul Adha tiba, yayasan tersebut setiap tahun selalu menyembelih hewan kurban. Ketua Yayasan Al Hadi Utomo Drs. H. Suhadi SH,MM,Mp.d . saat dikonfirmasi Majalah DIDIK mengatakan “Kurban merupakan bukti nyata bahwa umat muslim melaksanakan perintah Allah SWT. Seperti apa, makna kurban menurut pak Suhadi.
Mengutip dari cerita Nabi Ibrahim As kepada Ismail saat turun ayat untuk menyembelih anaknnya , karena Ismail sangat berbakti kepada kedua orang tuanya oleh Allah Swt menggantikan ismail dengan hewan domba yang besar(gemuk) , makna qurban “ karna makna manusia terdiri dari berbagai hal , dari hal yang baik dan tidak baik , dari ustad mengatakan “karna untuk mengrangi sifat hewani” seperti makan, minum, dan keluarga. jika sifat hewaninya terputus makan sifat manusianya akan muncul , karena mengabdi kepada hamba allah , melaksanakan tugas dengan hamba allah , menjalankan sesuai dengan syariat agama islam , oleh sebab itu dengan adanya qurban ini mengurangi sifat2 yang bersifat hewani. Kepeduaian sosial , karena belum tentu nanti sesame muslim itu bisa ketemu , yang berikutnya adalah kekeluargaan sesama umat muslim dengan adanya kegiatan qurban itu memang Dawuh,
kita disunahkan untuk berpuasa 1 hari , kemudian sholat sunah muakhad , menyembelih qurban , bagi yang qurban disunahkan tidak memotong kuku selama 10 hari , rambut 10 hari . qurban bisa dilaksanakan 3 hari .

Di Yayasan Al Hadi mengadakan penyembelihan saat hari jumat 2 September 2017, untuk menumbuhkan kebersamaan , rela berkorban, sholat Idul Adha dilakukan di Lapangan pengkok , yang di hadiri satu kelurahan, dipimpin oleh ustad Azhuri dari solo kelahiran pengkok “kita harus benar-benar ingat kepada allah Swt , sering mendoakan kepada sesama umat beragama, karena doa ini berlapis-lapis entah hari ini, tahun ini atau tahun yang akan datang, agar semua umat beragama bisa hidup rukun. lalu juga mengenal sejarah pada ulama-ulama dan pendahulu kita, lalu tantangan ada saja muncul dimana saja , diharapkan ada 7 hal yang perlu diingat “Ingat kepada tuhan yang maha esa, sesama umat harus rukun , kita harus menegakan sholat 5 waktu, sesama umat beragama hidup bersampingan agar terjalin ukuwah keagamaan yg mantap. Harus benar2 mengabdi kepada msyrkt, kepada yg kuasa dan lingkungan, berikutnya ada tantangan yang harus disikapi dengan arif, dan bijaksana, sabar , kita sesame umat jangan mempunyai sifat hewani, seperti pejabat itu tidak boleh Korupsi, teman-teman yang tanggannya jail, kakinya yg ingin melangkah ke tempat lain , yg suka adu don(adu padu) . diharapkan 7 hal ini harus benar2 disikapi oleh khususnya umat muslim dan seluruh umat beragama di Indonesia. “ringkasannya , kita harus mendoakan wilayah , seperti mendoakan solo, pengkok sragen, jawa tengah , dan mendoakan Indonesia raya, supaya nanti hidup dengan tentrem dan istiqomah , kemasyratan kebersamaan yg kuar biasa, ada juga pesan kepada wanita yaitu hanya 2 hal yang harus dighilanhkan sifat ngomelnya kepada suami (Brisik). Berikutnya wanita harus banyak bersyukur dan hormat kepada suaminya.
(Suyatno Ketua Panitia Pelaksana Kurban)
Yayasan Al Hadi Utomo Kurban 2 Sapi dan 1 Kambing.
Jumlah Hewan Kurban Tahun Ini Menurun

Ketua panitia pelaksana Kurban Suyatno Mengatakan”Tahun ini Yayasan Al Hadi Utomo menyembelih 2 sapi dan 1 ekor kambing “. Tahun ini Yayasan Al Hadi Utomo yang beralamat di Desa Pengkok Rt 01/ 03 Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen menyembelih 2 sapi dan 1 kambing, daging sapi dan kambing tersebut dibagikan kepada kaum duafa atau warga masyarakart yang membutuhkan. Suyatno selaku takmir masjid yang juga sebagai ketua panitia kurban,  kepada Majalah DIDIK mengatakan “ Pelaksanaan kurban tahun ini dinilai cukup baik. Hal itu dapat dilihat dari peran serta dan kebersamaan warga dalam pelaksanaan pembagian daging kurban, mereka nampak guyub rukun, saling bercanda ria, dan menyatu, saling memberi tumpangan tanggan.

Lebih lanjut dituturkan oleh pak Suyatno yang juga guru sd “Bahwa dalam makna kurban selain ada cerita sejarah juga saling peduli terhadap sesame. Pembagian daging kurban yang khususnya dibagikan kepada kaum duafa sebagai bentuk cinta kasih bahwa manusia harus saling membantu, saling tolong menolong, karena kurban merupakan bentuk cinta kasih tuhan kepada manusia agar kita saling mendoakan, saling menyayangi, baik kepada sesame umat muslim maupun kepada non muslim, sebagai bentuk nyata daging tidak hanya dibagikan kepada warga yang muslim saja, tapi juga kepada warga yang non muslim juga. Kita sama-sama memiliki kepedulian rasa sosial tenggang rasa, dan saling membantu. Karena itu mari kita tinggkatkan ibadah iman kita agar tahun depan jumlah kurban semakin bertambah”. (Boby/R)

 

Related posts