Drs. H. Soewarto, M.M (Kepala SMA Batik 2 Surakarta) – Prioritaskan Siswa Bakat Olahraga

Drs Soewarto MM (Ka SMA Batik 2 Surakarta)

Memperoleh peserta didik baru perlu proses yang panjang serta dukungan dari warga sekolah agar sesuai dengan target kuota kelas maupun jumlah siswa dapat terpenuhi. Terlebih sekolah tersebut merupakan sekolah swasta yang bersaing dengan sekolah lainnya. Berbagai langkah dilakukan sekolah diantaranya dengan bersosialisasi dan promosi di berbagai media.
Seperti halnya SMA Batik 2 Surakarta pada tahun ajaran 2014/2015 sesuai hasil penerimaan peserta didik baru mencapai target dan kualifikasi yang telah ditentukan. “Kita bersyukur dengan kerja keras dari teman- serta semua pihak apa yang sudah kita rencanakan dapat berjalan sesuai rencana target tercapai masih bertahan 8 kelas terdiri dari 3 kelas IPA dan 5 kelas IPS serta jumlah siswa diatas 32 per kelas,” ungkap Kepala SMA Batik 2 Surakarta, Drs. H. Soewarto, M.M saat dikonfirmasi majalah DIDIK belum lama ini di ruang kerjanya terkait penerimaan peserta didik baru.
Kemudian, pria kelahiran Wonogiri ini mengatakan langkah yang telah dilakukan pihak sekolah mendapatkan siswa sesuai harapan yakni melakukan promosi lewat pertandingan fulsal pelajar, try out ujian nasional SMP, penyebaran brosur pada waktu pengumuman kelulusan, pemasangan spanduk di halaman sekolah.
“Promosi yang telah dilakukan ternyata ada dampak dan pengaruhnya. Selain promosi media, juga pengaruh dari para alumni atau mantan murid yang masih bersedia menyekolahkan anaknya disini. Selain itu, juga saya berpesan pada siswa yang lulus agar selalu menjaga nama baik sendiri maupun nama baik almamater dengan menjaga nama baik otomatis bisa menambah kepercayaan masyarakat kepada sekolah yang telah meluluskannya. Jika nama baik sekolah menurun mengembalikan kepercayaan mau bangkit sangat susah,” paparnya.
Masih menurutnya, untuk membentuk kepribadian yang baik pada siswa, pihak sekolah selalu menanamkan kedisiplinan, ketertiban serta kemandirian. “Orang tua sudah susah payah menyekolahkan anaknya disini sehingga semaksimal mungkin kita mendidik mereka menjadi orang yang berprestasi dan memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.
Disinggung kiat sekolah swasta tatap mampu bersaing dan berprestasi dengan sekolah yang lain, pria yang sering di sapa pak Soewarto ini mengemukakan pihak sekolah mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa yang memiliki bakat olahraga.
“Dari segi akademik dibandingkan dengan sekolah yang lain kita kalah. Oleh sebab itu kita kembangkan kegiatan ekstrakurikuler. Seperti anak-anak yang punya bakat fulsal dan sepak bola waktu pendaftaran siswa baru mereka kita prioritaskan dengan memberikan keringanan biaya masuk. Dengan langkah memberikan wadah bakat olah raga ternyata mampu mendongkrak prestasi sekolah lewat olah raga. Salah satunya dibuktikan sebagai pemenang ajang LIPIO mewakili Surakarta maju tingkat Jawa Tengah,” ujarnya. (Sofyan/r)

Related posts