Suhanto, S.H (Kepala SMK Wikarya Karanganyar) – Prakerin Berikan Pengalaman Nyata

Kuiah di BSI

Kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran bisa dilaksanakan di Dunia Usaha atau Dunia Industri dalam upaya pendekatan ataupun untuk meningkatkan mutu siswa-siswi sekolah kejuruan, salah satunya melalui Prakerin (Praktek Kerja Industri). Demikian disampaikan Suhanto, S.H selaku Kepala SMK Wikarya Karanganyar terkait sejauhmana jalinan kerjasama sekolah setempat dengan pihak luar, terutama DUDI.
Menurutnya, hal ini penting untuk mengasah kompetensi /kemampuan siswa sesuai bidangnya dan juga untuk meningkatkan bekal keterampilan untuk masa yang akan datang guna memasuki dunia kerja yang semakin ketat dalam persaingannya seperti di masa sekarang ini. Selain DUDI, selama ini ia juga bekerja sama dengan BKK untuk menyalurkan tenaga kerja yakni siswa yang telah lulus. Hal ini selalu dilaksanakan dari tahun ke tahun, bahkan tahun 2014 ini sekitar 75 % siswa-siswinya tersalurkan oleh Bursa Kerja Khusus baik dalam negeri maupun luar negeri.
Lebih lanjut ia mengemukakan bahwa dalam pelaksanaannya Prakerin dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan untuk magang di suatu tempat kerja, baik dunia usaha maupun dunia industri setidaknya sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya atau sudah mendapatkan bekal dari pembimbing di sekolah untuk memiliki ilmu-ilmu dasar yang akan diterapkan dalam dunia usaha atau dunia Industri. Alasan utama mengapa para siswa-siswi harus memiliki bekal ilmu pengetahuan dasar sesuai bidangnya agar dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri tidak mengalami kendala dalam penerapan ilmu pengetahuan dasar jika sudah dilapangan.
Lebih lanjut ia Suhanto menyampaikan, dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini diharapkan setiap siswa – siswi mampu mengikuti kegiatan kerja serta memahami kegiatan kerja yang dilakukan di dunia usaha ataupun di dunia Industri agar siswa-siswi tersebut dapat mencapai serta mendapatkan sesuatu yang baik dan berguna bagi dirinya serta agar siswa-siswi tersebut mampu menunjukan kinerjanya secara maksimal apa yang telah dilakukannya selama berada di dunia Usaha atau dunia Industri sehingga mampu membuat dirinya diperhitungkan di dunia usaha atau dunia industri.
Pihaknya juga mengajak para siswa supaya benar-benar dalam belajar, memberikan pemahaman kepada siswa bahwa Prakerin dapat memberikan dan sekaligus mengajarkan kepada anak didik akan dan bagaimana kehidupan di dunia kerja, di samping ajang uji coba ilmu yang ia pelajari, melalui prakerin siswa diharapkan mampu memahami tentang bagaimana tata dan aturan di dunia industri/usaha, sehingga ketika ia nantinya tamat ia sudah benar-benar siap bekerja baik secara keilmuan maupun secara kejiwaan dan mental.
“Dengan demikian kami selalu berkomitmen jika siswa masuk ke dunia kerja maupun dunia industri, harus benar-benar bisa praktek saat mereka terjun di lapangan, sehingga ia bermanfaat bagi DUDI, ” tuturnya saat dihubungi Majalah DIDIK via telepon beberapa waktu lalu. (Ami/r)

Related posts