Bekali Yang Cukup Anak Tentang Penggunaan Gadget Yang Baik

Gadget 2

Boyolali – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Boyolali, Dasih Wiryastuti, mengatakan orangtua jangan bangga karena anaknya dapat mengoperasikan handphone. Kondisi ini dapat berakibat kurang baik dan tidak terarah.

Pihaknya tidak melarang orangtua untuk menfasilitasi gadget ini, asal sudah pada waktunya. Jangan sampai anak usia sekolah dasar memakai handphone. Karena kebebasan dalam menggunakan alat tersebut dapat tidak terarah. Selain itu, anak dapat melupakan kewajibannya sebagai pelajar.

Dasih menambahkan, kekerasan seksual yang menimpa anak dapat terjadi karena bujuk rayu melalui media sosial hp. Selain itu, adanya tayangan tidak pantas untuk anak. Lebih lanjut, tahun 2015 hingga November 2016 ini, kasus kekerasan di Boyolali paling banyak terhadap anak berupa pelecehan seksual, disusul kekerasan dalam rumah tangga. Pelaku biasanya merupakan orang dekat, bisa tetangga, orangtua, dan keluarga maupun oranglain yang mengenal.Motif peristiwa bisa karena faktor ekonomi dan pendidikan yang rendah.

Kasus kekerasan anak ada tiga kategori, yakni : psikis, fisik, dan seksual. Guna menghindari kasus seperti ini, Dasih meminta para orangtua untuk memberikan pemahaman kepada anak. Selain itu, peningkatan pengawasan kepada anak mulai dari sekolah hingga pulang sekolah, maupun saat bermain. Jangan sampai anak mudah terbujuk dengan model penipuan lain.

Related posts