Kewajiban Ibadah Haji Bagi Umat Islam Mendapatkan Gelar Mabrur

KaBah

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang ke 5. Ibadah haji mempunyai syarat bagi seorang muslim yaitu mampu. Mampu ini dalam artian menyeluruh, diantaranya adalah kesehatan, keuangan, waktu dan sebagainya. Ibadah haji merupakan rukun terakhir dalam rukun Islam, namun bukan berarti setelah seorang muslim atau muslimah menunaikan ibadah haji usai juga ibadah yang lain. Seyogyanyalah ibadah yang lain harus makin baik dan meningkat. Dalam kehiudpan sehari – hari setelah menunaikan ibadah haji biasanya didepan nama mendapat titel baru atau gelar haji. Biasanya juga orang kemudian dipanggil pak Haji. Dalam Islam hal ini tidak ada tuntunan satupun yang menyebutkan demikian. Sebagian orang mengatakan bahwa ibadah tertinggi dan membutuhkan banyak hal maka wajar kemudian mnggunakan gelar haji seperti sekolah, setelah lulus S1 baru kemudian menyandang gelar. Sebelumnya tidak ada gelar yang melekat walaupun sudah lulus SD,SMP dan SLTA, baru setelah lulus S1 memperoleh gelar Sarjana. Demikian juga dalam ibadah haji, ibadah sebelumhya juga tidak ada gelarnya misalnya gelar sahadat, shalat, puasa dan gelar zakat. Namun ibadah terakhir yang kemudian disandangnya. Sekali lagi tidak ada tuntunan yang menjelaskan akan dalil hal ini. Kalau haji digunakan sebagai gelar harusnya Nabi Muhammad atau nabi Ismail dan Ibrahimlah yang pertama menyandang gelar haji, namun dala kenyataannya para nabi dan Rasul tidak ada yang menggunakan gelar Haji.

Related posts