TPP Guru Masih Berpolemik Banyak guru pendidikan menengah, belum menerima hak tersebut

Uang 9

PacitanNews – Pemkab Pacitan, melalui Dinas Pendidikan, memang sudah memenuhi janjinya membayar tunjangan profesi pendidik (TPP) bagi guru bersertifikasi, pada semester pertama tahun 2015 ini. Namun demikian, masih banyak guru, khususnya mereka yang masuk kategori guru pendidikan menengah, yaitu tingkat SMA/SMK sederajat yang belum bisa menikmati hak tersebut. ?Dirangkum kabar, dari ratusan guru tingkat pendidikan menengah, baru sekitar 73 guru yang sudah menerima TPP, diawal semester. Sedangkan sebagian besar diantaranya harus ngaplo, lantaran tunjangan yang dinanti-nanti saban triwulan sekali itu, tak kunjung cair.

Kepala Dinas Pendidikan setempat, Sakundoko, menegaskan, pihaknya sudah mengajukan surat perintah membayar (SPM) atas TPP guru sejak Kamis (16/4) lalu. Semua guru bersertifikasi yang sudah mendapatkan surat keputusan pembayaran TPP, langsung diusulkan pembayaran tunjangannya. “Kami tidak pernah menunda-nunda membayar hak para guru. Setelah SK pembayarannya turun, sesegera mungkin kami ajukan SPM ke Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) agar segera diterbitkan surat perintah pembayaran dana (SP2D),” jelas mantan staf ahli bupati itu, Rabu (22/4).

Hal senada juga diungkapkan Seno, Kasubag Keuangan, Dinas Pendidikan, kemarin. Seno mengakui, dari empat ratusan guru pendidikan menenengah, memang baru 73 guru yang sudah masuk dalam usulan pembayaran TPP. Selebihnya, memang belum bisa diusulkan pencairan TPP’nya, lantaran belum ada SK pembayaran. “Kami mengacu petunjuk dan dasar SK dari Dirjend. Sepanjang belum ada dasar aturannya, kami tidak berani mengusulkan pencairan TPP,” tegas Seno, saat dikonfirmasi ditempat terpisah, kemarin.

Lebih dari itu, pejabat eselon IVA tersebut menerangkan, bahwa alokasi TPP guru yang didapat dari dana transfer pemerintah pusat sudah ada di kas daerah. Akan tetapi, sekali lagi, Dinas Pendidikan, baru akan mengajukan proses SPM setelah ada dasar SK pembayaran dari Dirjend terkait. “Dasar kami surat keputusan. Sepanjang belum ada itu (SK, Red), kami tidak berani memprosesnya,” jelas Seno pada media.

Sementara itu sebagaimana pernah diberitakan, Dinas Pendidikan sudah mengajukan SPM TPP guru yang terdiri dari, guru PAUDNI sebanyak 335 guru, SD dan SMP 2.582 guru. (yun).

Related posts