Batik Mahkota Laweyan Solo

Kampung-Batik-Laweyan-Solo

Solo – Batik Tulis merupakan salah satu teknik dalam membatik yang saat ini,masih diburu oleh hampir semua orang. Batik dipercaya merupakan warisan budaya nenek moyang Indonesia sejak dahulu.

Salah satu penjual Batik tulis yang berada di Kampoeng Batik Laweyan yakni Batik Mahkota yang merupakan penerus dari “Batik Puspowidjoto” yang berdiri sejak tahun 1956 di Sayangan Kulon no 9 Laweyan Solo. ”Batik Puspowidjoto” didirikan oleh Almarhum/Almarhumah Bpk. Radjiman Puspowidjoto dan Ibu Tijori Puspowijoto dengan produksi batik tradisional tulis dan cap . Yang sampai sekarang sudah mencapai ke generasi ke-3.Toko batik ini membandrol hasil produksinya mulai dari harga Rp. 400.000 hingga mencapai jutaan rupiah. Dan mempunyai karyawan kurang lebih 19 orang .

Proses pembuatan Batik Tulis ini sangat lama, seminggu hanya bisamenghasilkan sekitar 8 – 10 potong yang melalui proses pembuatan ide, membuat desain gambar yang diolah dengan perangkat komputer ataupun secara manual, menuangkan ke kain mori yang bahan nya dari kain katun dan sutra, membuat motif di selembar kain , proses pencantingan, proses pewarnaan, kemudian dijemur tetapi tidak boleh kena langsung ke sinar matahari, proses penguncian warna, pelorotan malam, kemudian dicuci, di keringkan lagi, proses quality control, penjualan.

Toko Batik Mahkota ini mempunyai ciri khas tersendiri dengan konsep kontemporer dan sangat limited edition, pasalnya setiap proses produksi tempat ini membuat desain yang berbeda dari desain-desain sebelumnya. Yang banyak dikunjungi oleh wisatawan . “Supaya warisan lelurur kita itu tetap dilestarikan dan generasi anak muda bisa ikut terlibat supaya bisa menjadi penerus bidang usaha batik” ujar Bapak Eko (19/03/15)

Jika anda berwisata kekampoeng batik laweyan solo belum lengkap jika anda belum mengunjungi batik mahkota solo yang digemari para wisatawan.#Dita & Ayundha

Related posts