RSD Pacitan, Kehilangan Satu Spesialis

RSUDPacitan

Pacitan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) Kabupaten Pacitan, bakal kehilangan satu dokter spesialis. Itu seiring pengunduran diri dr. Iwan Setyawan, sps, sebagai pegawai negeri sipil (PNS), belum lama ini. Hal tersebut dibenarkan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, H. Fatkhur Rozi, kemarin (30/1).

Menurutnya, dokter spesialis asal Boyolali itu memang sudah mengajukan pengunduran diri dan berharap boyongan ke daerah asalnya. “Surat pengunduran dirinya memang sudah masuk ke Bupati,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Fatkhur Rozi, menandaskan, pihaknya berharap agar yang bersangkutan bisa lebih bersabar lagi. Sebab, masyarakat masih sangat membutuhkan keahliannya. “Karena itu diharapkan, sebelum surat permohonannya disetujui, terlebih dulu ada penggantinya.? Sebelum ada pengganti, kami berharap kepada yang bersangkutan, bisa bersabar,” tutur mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tersebut, kemarin.

Dihubungi ditempat terpisah, Sekkab Pacitan, H. Suko Wiyono, mengatakan, pengunduran diri yang diajukan dr Iwan Setyawan, diakuinya sebagai hak seorang PNS. Namun demikian, tidak semua permohonan harus disetujui. “Akan kita pertimbangkan dulu, apa alasannya harus mengundurkan diri sebagai PNS,” tegasnya pada wartawan.

Suko menyadari, persoalan tersebut kemungkinan juga dilatari beberapa aspek lainnya. Mungkin ketidak puasan dari sisi penghasilan, atau karena ingin dekat dengan keluarga dan mengembangkan kariernya di daerah asalnya. “Karena itu, masih akan kita pertimbangkan dulu,” beber mantan Inspektur Kabupaten itu.

Sementara hingga berita ini ditulis, dr. Iwan Setyawan, Sps, belum bisa dihubungi. Pun Direktur RSD Pacitan, dr. Iman Darmawan, belum bisa dikonfirmasi terkait rencana mundurnya anak buahnya tersebut sebagai PNS. (yun).

Related posts