Ratusan Ribu KTP el, Tak Berfungsi

KTP Elektronik

Pacitannews-Ratusan ribu wajib KTP di Kabupaten Pacitan yang sudah mendapatkan kepingan data diri berbasis elektronik atau KTP el, dipastikan belum melakukan aktivasi. Tak ayal kepemilikan data diri yang memuat beberapa data pribadi, seperti halnya iris mata dan sidik jari tersebut, menjadi tak berfungsi. Beberapa lembaga perbankan sempat menolak calon nasabah pemegang KTP el yang hendak melakukan anjak hutang, ataupun transaksi perbankan lainnya, lantaran data elektronik yang terentry didalam kepingan KTP seharga Rp. 40.000 tersebut tidak bisa diakses melalui card rider.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat, HM. Fathony, membenarkan belum dilakukannya aktivasi KTP el bagi ratusan ribu pemegangnya. Meski, beberapa diantaranya memang sudah ada yang melakukan aktivasi. Namun jumlahnya relatif kecil. “Sehingga KTP el tersebut tidak akan bisa memberikan informasi data diri pemegangnya, saat di masukan di card rider. Ya seperti KTP non elektronik jadinya,” terang mantan Kepala Dinas Pendidikan itu, Senin (2/2).

Terkait persoalan tersebut, dia mengimbau kepada warga wajib KTP, pemegang KTP el, agar segera melakukan aktivasi ke kantor kecamatan atau datang langsung ke Dispendukcapil. “Kita akan bantu melakukan aktivasi, agar KTP el bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” tandas dia.

Belum teraktivasinya ratusan ribu KTP el tersebut, dikarenakan kesalahan sistem distribusi saat itu. Sebab, kepingan KTP yang sudah jadi, disalurkan lewat kecamatan dan desa, tanpa melalui penyelenggara administrator data base (ADB). Berangkat dari persoalan tersebut, KTP el yang sudah jadi langsung diserahkan kepada pemiliknya, tanpa dilakukan aktivasi terlebih dulu. “Itu masalahnya, sehingga hampir semua KTP el yang sudah tersampai kepada wajib KTP belum di aktivasi,” timpal Ari Januarsih, Kepala Bidang Perkembangan Kependudukan, Dispendukcapil Pacitan, kemarin.

Ari mengakui, itu kesalahan mekanisme distribusi, disamping belum sepenuhnya peralatan aktivasi KTP el (card rider) tersedia disemua kecamatan. “Waktu itu ADB masih ada di Dispendukcapil. Sehingga kecamatan belum bisa melaksanakan aktivasi. Tapi sekarang ini, disemua kecamatan sudah bisa melaksanakan aktivasi KTP el,” tuturnya.

Selain kendala ketersediaan peralatan, Ari juga mengakui, dari tiga ratusan ribu lebih pemegang KTP el, memang tidak semuanya sehat. Dalam arti bisa datang ke ADB dengan radius tempuh cukup jauh. Misalnya saja para manula dan orang jompo. Karena itu, agar lebih memudahkan pelayanan, khususnya terkait aktivasi KTP el, Dispendukcapil, akan turun gunung, mendatangi warga wajib KTP pemegang KTP el yang memang mengalami kendala kesehatan. “Mereka akan dikoordinir oleh desa dan kecamatan. Sehingga tidak perlu terlalu jauh datang ke ADB. Kami yang akan jemput bola mendatangi mereka guna melakukan aktivasi ataupun pelayanan adminduk lainnya,” beber pejabat eselon IIIB tersebut pada awak media.

Sementara itu, sebagaimana diketahui, jumlah warga wajib KTP di Pacitan, tercatat sebanyak 458.426 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 409.023 sudah melakukan perekaman. Sedangkan yang sudah mendapatkan kepingan KTP el, tercatat sebanyak 396.030 warga. Dari hampir empat ratusan ribu pemegang KTP el tersebut, hanya sebagian kecil diantaranya yang sudah melakukan aktivasi. (yun).

Related posts

Comments are closed.