Perayaan Tahun Baru Imlek Di Solo Sangat Meriah dan Memacetkan Jalan

Imlek Solo 2015

Solo – 17 Februari 2015 . Hari Raya Tahun Baru Imlek merupakan “Tahun Baru Imlek yang ke 2566” , untuk orang Tionghoa tahun baru Imlek merupakan perayaan terpenting yang di kenal sebagai Chuxi yang berarti “Malam Pergantian Tahun”.Perayaan menyambut Tahun Baru Imlek akan selalu menarik untuk di saksikan . Kota Solo juga ikut memeriahkan dengan mengadakan Solo Imlek Festival.
Kapolres Jebres, Edison P menuturkan “acara ini akan dimeriahkan dengan kembang api, barongsai dan gemerlapnya lampion. Malam ini mulai dari jam 10 pasar gede sampai balai kota jalan akan dikunci karena sudah dipenuhi dengan keramaian orang – orang yang mendatangi acara tahun baru imlek tersebut . “
Dalam Imlek Festival tersebut sejumlah pertunjukan seni dan budaya akan di gelar, beragam kesenian dalam bentuk karnaval budaya ditampilkan, terutama kesenian barongsai, pakaian tradisional, adat keraton, sampai kesenian kontemporer. Kegiatan ini digelar di sepanjang Jalan Sudiroprajan dan berhenti di depan Klenteng Tien Kok Sie, di depan Pasar Gede.
Kota Solo akan dipenuhi warna merah dan emas , berbagai lampion bulat serta yang berbentuk seperti hewan tampak bergelantungan mulai dari Balai Kota sampai Pasar Gede. Perayaan menyambut imlek di kota Solo kali ini terasa lebih meriah dari tahun- tahun sebelumnya .
Septiana dan Yunanto adalah salah satu panitia di festifala imlek yang ke 2566 mereka mengatakan “ agenda dalam acara ini dimulai dari unggul mantram, yang dilaksanakan pada tanggal 5 kemudian juga ada wisata air yang menjadi icon tahun ini . setiap tahunnya selalu ada wisata baru yang dilaksanakan selama 10 hari”.
Puncak acaranya dilaksanakan rabu 18 February 2015 dan sudah menjadi acara tahunan masyarakarat Tionghoa, puncak acara ini sekaligus penutupan acara diadakan Pesta Kembang api dan pelepasan lampion selama 30 menit di Balai Kota solo yang akan menjadi puncak imlek tahun 2015.

Related posts