DBD Masih Menjadi “Momok” Menakutkan

Nyamuk 2

Pacitannews-Wabah demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi momok menakutkan bagi warga masyarakat yang bermukim di lima kelurahan di Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Kepala Dinas Kesehatan, setempat, Rachmad Dwiyanto, mengatakan, hingga penghujung Bulan Januari ini, sedikitnya sudah tercatat sebanyak 115 kasus DBD. Jumlah tersebut, jauh lebih tinggi dibanding kejadian pada bulan yang sama, tahun sebelumnya. “Sepanjang tahun lalu, tercatat sebanyak 266 kasus DBD. Namun pada Tahun 2015 ini, baru diawal tahun sudah ditemukan 115 pasien DBD,” kata Rachmad, saat berada di Surabaya dalam rangka tugas kedinasan, Kamis (29/1).

Terkait tingginya kasus DBD di Pacitan, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) tersebut mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada lagi. Sementara upaya yang tengah dilaksanakan Dinas Kesehatan beserta jajaran terkaitnya, yaitu dengan melakukan pengasapan (fogging) disejumlah titik yang ditengarai sebagai endemi DBD. Meski, diakui Rachmad, upaya pengasapan tersebut kurang maksimal. Sebab pengasapan hanya akan membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan jentik-jentik nyamuk akan tetap berkembang biak. “Yang terpenting, masyarakat harus menggalakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Sebab langkah tersebut dipandang sangat efektif dan hasilnya lebih optimal dalam pemberantasan nyamuk penyebar virus DBD, ” tegas mantan Staff Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan itu, kemarin.

?Selain menggalakan PSN, Dinas kesehatan juga tengah merintis kegiatan pemberantasan nyamuk penyebar virus DBD dengan melibatkan semua lembaga sekolah. Baik jenjang pendidikan dasar dan menengah. (yun).

Related posts