Sejak renovasi alun – alun tempat untuk Perpustakaan Daerah Karanganyar tidak menentu

Perpustakaan

Sejak renovasi/penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) alun – alun hingga sekarang, tempat untuk Perpustakaan Deaerah (Perpusda) Karanganyar tidak menentu. Sejak itu pula pengunjung Perpusda Karanganyar turun drastis. Kantor yang sebelumnya bertempat tepat di depan alun – alun Karanganyar tersebut terpaksa dipindahkan ke bekas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kartini lama yang kurang strategis sehingga pengunjung menurun.

“Di bekas gedung RSUD Karanganyar itu, pengunjung sepi. Hanya sekitar 10 hingga 20 pengunjung saja tiap hari. Mungkin kesan pengunjung seram,” ujar Sawaldi, Kasi Pengelolaan Arsip dan Dokumentasi Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Karanganyar kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Setelah menempati bekas RSUD Kartini, akhirnya beberapa waktu yang lalu Perpusda direncanakan dipindahkan ke bekas gedung PMI Karanganyar. Namun selama pembangunan kantor baru di bekas gedung PMI berjalan, untuk sementara waktu Perpustakaan Daerah Karanganyar menempati gedung balai pertemuan Kelurahan Cangakan, Karanganyar Kota. Meski berada di gedung sementara, pihak pengelola mengharapkan minat pengunjung meningkat seperti saat berada di depan alun – alun. Selain lokasi di tengah kota yang cukup strategis, tim pustakawan pun berupaya menyulap balai pertemuan kelurahan yang berukutan 9×22 meter tersebut menjadi ruang baca yang representatif.

Sedianya, perpustakaan daerah di balai pertemuan Kantor Kelurahan Cangakan bakal dibuka per 13 Januari. Lokasi sementara perpustakaan daerah itu direncanakan sampai 2016 mendatang hingga pembangunan kantor baru terselesaikan.

Kasubbag TU Kantor Arpusda, Wiwik Triyani mengatakan Meski hanya berukuran 9×22 meter Perpusda tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pembaca, termasuk pelayanan perpustakaan keliling dengan 2 unit mobil telah disediakan.

“Kita tetap akan sediakan mobil keliling. Lagipula ruangan sementara ini tidak cukup luas untuk menampung semua koleksi perpustakaan daerah,” jelasnya.

Sejauh ini, perpustakaan memiliki koleksi sebanyak 14 ribu judul buku dilengkapi arsip naskah dan dokumentasi lama Kabupaten Karanganyar. Koleksi nantinya bertambah seiring penambahan e-book saat sistem digitalisasi nanti sudah berjalan. Ew

Related posts