Pasoepati Lakukan Corteo Mendesak Kejelasan Nasib Persis Solo

SOLO – Pasoepati melakukan aksi turun kejalan bertemakan “Satukan Cinta Untuk Persis Solo” sebagai desakan kepada Management agar
Tim segera dibentuk.

Konvoi dengan cara jalan kaki atau dalam dunia Suporter biasa disebut dengan Corteo ini dimulai dari Stadion Sriwedari menuju Bundaran Gladak kemudian berakhir di perempatan Monument Pers tepat di depan Balai Persis. Suporter setia Persis Solo tersebut menjalankan aksinya dengan tujuan segera terbentuknya Tim Persis Solo yang saat ini sama sekali belum melakukan persiapan awal menjelang bergulirnya Divisi Utama (DU) 2015 yang rencananya akan bergulir pada 19 Februari mendatang. Selain itu, Pasoepati juga mendesak adanya revolusi didalam tubuh manajemen yang dinilai kurang loyal dalam mengelola tim kebanggaan warga surakarta tersebut.

Dengan kondisi yang dialami Persis Solo saat ini, Pasoepati sebagai suporter yang menginginkan kembalinya kejayaan Laskar Sambernyawa memang pantas melakukan protes atau sindiran kepada manajemen dengan aksi turun kejalan karena hingga saat ini Persis Solo sama sekali belum menggelar seleksi pemain ataupun menentukan siapa pelatih yang akan ditunjuk untuk menahkodai pasukan Sambernyawa pada musim 2015 nanti. Bahkan siapakah manajemen yang akan mengurusi salah satu tim tertua di Indonesia ini pun belum jelas sosoknya.

Isak (21) salah satu Pasoepati asal Pabelan, Kartasura yang turut serta dalam aksi corteo tadi sore berharap agar aspirasi Pasoepati dapat tersampaikan melalui acara corteo tersebut dan juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka peduli terhadap nasib Persis Solo. “Semoga aspirasi dari teman-teman Pasoepati dapat tersampaikan melalui aksi damai dan tertib seperti ini kemudian kita juga menunjukkan kepada masyarakat bahwasannya kita ini mencintai Persis Solo dan ingin Persis lebih berprestasi”.

Aksi corteo yang dimulai sejak pukul 14.00 ini pun berjalan damai meski harus berbasah-basah karena hujan yang mengguyur wilayah Solo dan sekitarnya tak menyurutkan niatan Pasoepati agar tim kebanggannya menjadi lebih baik dan berprestasi.

Isak juga menambahkan bahwa perlu adanya perombakan total dalam manajemen Persis yang lebih peduli dan loyal terhadap Persis Solo. “Terutama manajemen yang harus dirombak total dari pemikiran dan rasa bangga terhadap Persis Solo itu harus punya, jadi tidak hanya ikut kompetisi tapi tujuan dan target itu juga harus ada.” Tandas pria berbadan tinggi tersebut.

Saat ini para pengurus Persis masih menunggu pelaksanaan Muscab PSSI Kota Solo yang akan diselenggarakan pada 11 Januari bertempat di Gedung DPRD Kota Solo. Hasil Muscab tersebut kabarnya bakal menentukan siapa pengurus yang akan menangani tim berjuluk Laskar Sambernyawa pada musim depan.

#Putri

Related posts