Belum bisa garap proyek fisik Kontraktor Ngaplo

Proyek Sekolah

Pacitannews-Harapan para pengusaha jasa konstruksi untuk bisa mengakses kegiatan proyek fisik yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan, Kabupaten Pacitan, belum kesampaian. Pasalnya, hingga awal Tahun Anggaran 2015 ini, pemerintah pusat belum menganulir kebijakan terkait tata kelola kegiatan proyek-proyek fisik yang masih dilaksanakan secara swakelola oleh masing-masing komite sekolah. Hal tersebut dibenarkan Turmudi, Kasie Sarana dan Prasarana, Bidang TK/SD, Dinas Pendidikan, setempat, kemarin (11/1).

Menurutnya, semua kegiatan hampir di dua ratusan lebih sekolah dasar, serta taman kanak-kanak, yang bersumber dari DAK, masih dilaksanakan secara swakelola oleh komite sekolah. Terkecuali, kegiatan dari dana alokasi umum (DAU) yang dikontraktualkan dan dilaksanakan oleh pihak ketiga. “Yang dari DAK, ketentuannya masih diswakelolakan,” terang Turmudi.

Dengan kebijakan tersebut, tentu pengusaha jasa konstruksi memang belum punya peran signifikan terhadap proses penyelesaian kegiatan fisik. Mereka hanya dimintai peran serta dalam kelengkapan tenaga ahli bersertifikat. “Sementara memang hanya dibutuhkan tenaga ahlinya,” jelasnya.

Pernyataan senada juga dibenarkan Kasie Sarpras SLTP/SM, Bidang SLTP/SM, Dinas Pendidikan, Pacitan, Wahyono. Dia juga menegaskan, sementara waktu, semua kegiatan proyek fisik yang bersumber dari DAK, masih dilaksanakan secara swakelola oleh komite sekolah. “Ketentuannya belum berubah. Kegiatan proyek fisik yang bersumber dari DAK, memang tidak dikontraktualkan,” tegasnya.

Penyedia jasa, lanjut dia, hanya sebatas dimintai bantuan penyediaan tenaga ahli bersertifikat. “Jadi seperti itu, ketentuannya. Hanya tenaga ahlinya yang dimintai bantuan dalam proses penggarapan,” tutupnya. (yun).

Related posts