Dinkes Segera Turun Lapangan Lakukan uji sampling penjual miras.

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes), Dinkes Pacitan, H

Pacitannews-Minuman keras oplosan yang belakangan sempat merenggut puluhan nyawa di beberapa daerah, membuat Dinas Kesehataan (Dinkes) Pacitan, tergerak untuk melakukan uji sampling terhadap beberapa kios maupun pasar-pasar modern yang menjual minuman beralkhohol. Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes), Dinkes Pacitan, H. Mamik Sulirahmanto, mengatakan, sejauh ini memang belum pernah ditemukan kios ataupun toko dan pasar modern yang kedapatan menjual minuman keras oplosan. “Mereka ada yang menjual minuman beralkhohol, namun dalam batas maksimal yang ditentukan. Yaitu tak lebih dari 5 persen,” terang Mamik, selasa (9/12).

Dia mengatakan, produk miras tanpa pengawasan Dinas Kesehatan, memang sangat membayakan untuk dikonsumsi. Sebab, hampir bisa dipastikan, kadar alkhohol yang digunakan, merupakan alkhohol murni, 100 persen. Sedangkan campuran air dalam miras tersebut sangat kecil. “Ini yang mengakibatkan beberapa warga yang meminumnya bertumbangan. Sebab miras dengan kadar campuran alkhohol tinggi dapat memicu kerusakan liver dan pecahnya pembuluh darah,” jelas Mamik.

Sementara terkait rencana sampling beberapa kios dan toko penjual miras, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Badan Satpol.PP dan Linmas. Sebab SKPD tersebut yang memiliki tupoksi melakukan penegakan Perda yang berkaitan dengan perizinan serta peredaran miras di pasaran. “Kami akan segera tindak lanjuti, agar di Pacitan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Khususnya miras oplosan,” tutupnya. (yun).

Related posts