SMP Angkasa Lanud Adi Soemarmo Gabungkan Jurnalis dan Perfilman Menjadi Ekskul Di Sekolahnya

 

Karanganyar – Tidak hanya digemari mahasiswa maupun komunitas dokumenter. Penggemar Audio Visual mulai merembet dikalangan pelajar, Buktinya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Angkasa Lanud Adi Soemarmo menjadikan produksi jurnalis dan sinematografi menjadi salah satu mata pelajaran ekstrakulikuler di sekolahnya.

Para pelajar SLTP SMP Angkasa ini memilih beberapa ekstrakulikuler salah satunya jurnalistik dan perfilman sebagai wadah kreativitasnya. Di bawah arahan sejumlah mahasiswa multimedia asal beberapa kampus di kota bengawan salah beberapanya UNS dan UNSA, mereka belajar memproduksi film-film pendek. Kegiatan seminar, workshop, klinik film, hingga temu komunitas serta kompetisi film pendek fiksi dan dokumenter akan menjadi bagian dari kegiatan mereka.

Drs. Widodo Salim selaku Wakil kepala sekolah memaparkan anak-anaknya saat ini tengah membuat produksi film pendek untuk mengikuti festival “Anti Corruption Film Festival (ACFFest) bersamaan dengan perhelatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang diadakan KPK pada tanggal 9-11 Desember 2014 di Yogyakarta. Pak Wid sapaan akrab Widodo yang juga pengarah produksi, produksi sinematografi untuk mengasah talenta para pelajar SMP Angkasa.

“Kami mengajak pelajar-pelajar SMP Angkasa, untuk bisa mengapresiasikan talenta mereka dalam dunia film. Pelajar Angkasa diarahkan untuk memperbanyak hasil karya bidang dokumenter maupun film” ujar Widodo saat ditemui di sela-sela produksi di lab. perfilman SMP Angkasa Senin (10/11/2014).

Widodo juga menjelaskan banyak sekolah SMP lain jarang berpartisipasi dalam even-even yang digagas Forum Komunikasi Film Pelajar, pelajar sekolah lain sangat jarang sekali yang terlibat dan mengirimkan hasil karyanya. Ia juga yakin pelajar-pelajar SMP Angkasa menyabet juara “Mudah-mudahan SMP Agkasa Lanud Adi Soemarmo bisa membuat bangga dengan prestasi yang mereka toreh di bidang film dan dokumenter,” tambah Widodo.#Gilang

Related posts