Hari Ini Solo Raya Pertama Turun Hujan, Hati-hati Hujan Perta Mengandung Asam Sulfat

 

SURAKARTA – Hujan akhirnya turun posting salah satu pengguna aplikasi BBM, Setelah hampir 5 bulan musim kemarau yang mendera wilayah Solo Raya hingga menyebabkan sejumlah desa mengalami kekeringan dan ratusan hektar lahan pertanian tidak di garap karena tidak ada air, yang berimbas pada mahalnya harga air. Namun masyarakat Solo Raya Khususnya Surakarta sedikit bernafas lega. Masyarakat mulai tersenyum dan merasakan air hujan yang pertama kali jatuh dari langit di musim kemarau tahun ini.

Senin (27/10/2014) pukul 13.00 Wib hujan yang cukup deras mulai turun di seputaran Surakarta dan diharapkan musim kemarau segera hilang mengingat cuaca panas sering dikeluhkan oleh masyarakat.

“Sedikit terkejut mas, tiwas saya tidak bawa jas hujan”. tapi saya bersukur karena cuaca di Solo akhir-akhri ini ini cukup panas,” ungkap pipit (25) kepada tim karysmafm dan warta bengawan saat berteduh di sebuah minimarket lintas jalan Slamet Riyadi Surakarta.

Berdasarkan pengamatan tim, hujan turun di wilayah barat Karatasura hingga bandara Adi Sumarmo dan wilayah timur Semanggi hingga Sroyo Jaten. Dampak dari musim kemarau tahun ini cukup panjang yang menyebabkan berbagai persoalan sosial bermunculan. Mulai dari kebakaran, lahan pertanian kekeringan hingga munculnya beragam penyakit tenggorokan akibat debu dan asap kendaraan, hingga gagalnya panen para petani.

“Hujan petama kali cukup sedikit menghilangkan debu dan cuaca panas,” imbuh Pipit usai hujan sedikit reda.

Seperti diketahui hujan pertama bisa tergolong dalam hujan asam yakni air terkandung beberapa zat, belerang (sulfur), nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Beberapa zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman.#Gilang

Related posts