Laskar Sambernyawa Libas Asykar Bertuah

SOLO – Optimisme dan harapan yang ditanam publik Pasoepati untuk melihat tim kebanggaan mereka Persis Solo naik ke kasta tertinggi, membuat pungawa Laskar Sambernyawa bermain hanya dengan tujuan meraih 3 angka.

Hal tersebut terlihat sejak awal pertandingan saat menghadapi PSPS Pekanbaru tadi sore (06/09) di Stadion Manahan Solo dalam lanjutan babak 16 besar Divisi Utama, Liga Indonesia 2014.

Persis yang tergabung di grup K ingin segera melupakan kekalahan yang dialami saat bertandang ke Bangka, saat menghadapi PSPS Pekanbaru, Feryanto dkk langsung tampil menekan pertahanan PSPS dan peluang pertama tercipta dimenit ke-3 melalui tendangan bebas namun masih dapat diamankan kiper PSPS. Robi Fajar yang dimainkan sejak awal untuk mendampingi Fery sebagai ujung tombak berdiri bebas setelah lolos dari jebakan offside tapi tendangan pemain nomor punggung 10 tersebut masih diatas mistar gawang. Selang semenit giliran Andrid menerebos dari sisi kiri kemudian mengirim umpan silang kedepan gawang tetapi tidak ada rekan yang menyambutnya.

Justru PSPS yang bermain rapat mampu mencuri gol terlebih dahulu dimenit ke-45 melalui Novriyanto setelah tendangan bebas jarak jauhnya membuat Agung Prasetyo mati langkah. Persis Solo yang didukung langsung oleh ribuan Pasoepati segera membalas lewat kerjasama apik dari Fery, Andrid dan bayu mengakhirinya dengan gol. HT Persis 1-1 PSPS.

Dibabak kedua Ainudin Devira masuk mengantikan Robi Fajar, terbaca bahwa Coach Widyantoro ingin anak asuhanya bermain dengan kecepatan. Berawal dari tendangan bebas, kemelut terjadi didepan gawang PSPS Feryanto yang menerima umpan dari Onana menceploskan bola dan membawa Persis berbalik unggul 2-1 pada menit ke-47. Pasca terciptannya gol kedua Persis, Asykar Bertuah bermain lebih keluar untuk mencari gol penyama kedudukan. Beberapa kali kerjasama Firman dan Ahmad merepotkan pertahanan Laskar Sambernyawa tetapi hanya sebatas membahayakan karena pertahanan yang digalang oleh Nana Onana dan Sabani tampil cukup rapat pada pertandingan tersebut.

Taktik serangan balik cepat Persis Solo hampir membuahkan gol jika saja tendangan mendatar Ainudin tidak menyamping dari gawang Susanto. Dimenit ke-68 lagi-lagi dengan cara yang sama, tendangan mendatar Ainudin berhasil ditepis Susanto. Menit ke-78 Andrid Wibawa membuat ribuan Pasoepati yang hadir di Stadion Manahan bergemuruh setelah skill individunya menghasilkan gol ketiga Persis.

Setelah beberapa peluang terbuang sia-sia, kali ini serangan balik yang dimotori oleh Ainudin dan Andrid kemudian mengirim umpan panjang menuju Feryanto berhasil menghasilkan memperbesar keunggulan setelah tendangannya membentur kaki pemain belakang PSPS dan mengecoh penjaga gawang.

Hingga wasit Kuspriyanto membunyikan peluit panjang skor 4-1 untuk Persis cukup memuaskan Pasoepati dan masyarakat Solo Raya.

Dengan hasil ini Persis Solo memuncaki Klasemen sementara Grup K dengan nilai 3, hanya saja Persis unggul selisih gol dari Ps Bangka yang pada waktu yang sama ditumbangkan oleh Tuan rumah PSGC Ciamis dengan Skor 1-0.

Grup K :

1. PERSIS SOLO 2-1-0-1 (5-4) 3

2. PS Bangka 2-1-0-1 (3-2) 3

3. PSPS P.Baru 2-1-0-1 (4-6) 3

4. PSGC Ciamis 2-1-0-1 (3-3) 3

Related posts