Taman Memorial Ndelingan Makam Yang Sejuk dan Bersih

Jika kita membayangkan sebuah makam maka dalam benak kita pasti angker dan serem. Banyak ditumbuhi pohon semboja dan nisan. Namun jika anda berkunjung ke Taman Memorial Ndelingan kesan itu hilang sama sekali. Taman ini sangat bersih dan jauh dari kesan seram dan angker. Bahkan saat kami datang ke lokasi ini malah ada beberapa pengunjung yang memanfaatkannya untuk foto. Lokasi makam ini terletak di Karanganyar sekitar 20 kilometer di timur Solo, Jawa Tengah. Taman ini merupakan Taman Memorial pemakaman khusus Tionghoa. Dari Jalan Raya Lawu, jaraknya sekitar 500 meter melewati perkampungan. Salah seorang petugas pemelihara makam, Ratmin, mengutarakan luas kompleks makam keluarga Lukminto 8 ha. Keangkeran makam ini hilang justru kesan kemewahanlah yang muncul di kompleks makam bernama SHRI Garden tersebut. Misalnya, ada sebuah kolam dengan jalan menuju kolam berupa ubin dan dipercantik dengan pepohonan setinggi hampir 2 meter. Kemudian ada pula pendapa dengan tempat duduk melingkar. Jalan menuju pendapa juga dipercantik dengan pepohonan. Lokasi makam di perbukitan membuat pengunjung dapat melihat dengan jelas pusat kota Karanganyar. Udaranya juga sangat sejuk dan nyaman. Selain kolam, Lukminto juga membuat taman megah. Ada lima batang pohon pule asal Madura. Menurut Ratmin, tiap pohon dibeli Rp 200 juta. Untuk menanam pun butuh bantuan alat berat karena ukuran pohon yang besar.
Jenazah Lukminto dimakamkan di liang lahat berukuran 2 x 3 meter dengan kedalaman 2 meter. Di sekitar makam Lukminto, ada 17 batu ukuran besar. Sewaktu masih hidup dan dimakamkan di area ini, Lukminto beberapa kali mengecek pembangunan SHRI Garden. Bahkan saat malampun lokasi ini masih jauh dari kesan angker. Lokasi ini dijaga oleh satpam khusus. Dan saat kami melakukan liputan sampai menjelang magrib justru kami setengah diusir oleh satpam yang marah karena sudah kemalaman yang saat itu menjelang Magrib. #Gilang

Related posts