Sahur Saat Menjalani Puasa di Bulan Suci Ramadhan

Setiap muslim yang hendak melaksanakan ibadah puasa baik itu puasa sunah atau puasa Ramadhan, sangat dianjurkan untuk makan sahur atau makan di pagi hari sebelum azan Subuh melantun. Karena tak terbiasa makan di pagi hari, sahur pun menjadi aktivitas yang cukup susah dilakukan oleh sebagian orang.Bebagai macam alasannya yang masih ngantuk, malas dan sebagainya. Seorang warga Sambi, Dewi, 38, mengungkapkan sebagai orang tua ia harus sabar membangunkan ketiga buah hatinya untuk sahur di pagi hari. Terlebih di awal-awal Ramadan. Namun Alya yang paling bungsu belum berpuasa karena masih 4 tahun. “Mungkin karena tidak terbiasa bangun pagi jadi susah kalau dibangunkan,” jelasnya saat ditemui di Toko Hafiza Sambi. Namun ketika ibadah puasa sudah berlangsung beberapa hari, ungkapnya, biasanya anak-anak lebih mudah dibangunkan. Bahkan kadang mereka bangun sendiri tanpa dibangunkan terlebih dahulu. Sebagai ibu, ia selalu membujuk anak-anaknya agar mau sahur. “Kasihan kalau tidak sahur. Khawatirnya nanti lemas,” ujarnya.
Dokter umum dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, Ahmad Supriyanto, mengatakan jika seseorang yang melaksanakan ibadah puasa tidak sahur, akibatnya ia akan lapar. Akibat selanjutnya, kadar gula dalam darah akan turun. Jika hal itu terjadi dalam jangka waktu lama, akan berakibat buruk pada kondisi kesehatan orang tersebut.aa
Seorang psikolog asal Sukoharjo, Lisda Farkhani, mengungkapkan orang tua sebaiknya tidak membiarkan anaknya tidak sahur. Meski sulit dibangunkan, harus diupayakan agar anak mau bangun dan melaksanakan ibadah sahur. Terkadang ketika anak tidak sahur, hal itu menjadi alasan bagi anak untuk tidak melaksanakan ibadah puasa hingga waktu berbuka puasa, atau bahkan tidak puasa sama sekali.
Ia mengungkapkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk memotivasi anaknya sahur. Sebelum anak tidur, orang tua sebaiknya memberikan pemahaman kepada anak bahwa esok hari ia harus bangun lebih awal untuk sahur. Sampaikan manfaat sahur dengan bahasa yang mudah dipahami anak. Misalnya dengan mengatakan bahwa ketika ia mau sahur, setan-setan akan menangis karena tidak bisa menggodanya. Selain itu, minta anak berdoa agar diberi kemudahan untuk sahur.
“Jelaskan kepada anak, bangun tidur untuk sahur memang berat. Tapi sahur itu ibadah yang dianjurkan oleh Allah SWT. Barang siapa mau dekat dengan Allah, nanti akan dimudahkan oleh-Nya. Jadi bangkitkan semangat anak untuk sahur,” jelasnya.
Sejak sore hari sebaiknya anak diberi tahu bahwa sahur bukanlah ibadah yang memberatkan tapi menyenangkan. Sampaikan juga kepada anak apa manfaat sahur dari sisi medis dan agama. Terkadang perlu ada kerja sama antara orang tua dan guru di sekolah agar ibadah puasa yang dilakukan anak bisa berhasil. Tak hanya orang tua yang memotivasi anak, guru di sekolah juga harus memotivasi siswanya. Yang jelas sahur disunahkan oleh Rasulullah. Setiap aturan yang telah disampaikan Allah baik yang termaktub dalam Al Qur’an maupun yang tersirat dalam sunnah Rasul-Nya tentu mempunyai makna dan manfaat. Salah satunya adalah anjuran Makan Sahur bagi setiap Muslim yang hendak berpuasa. Sebuah hadis menjelaskan, dari ‘Amr bin ‘Ash rodhiyallohu ‘anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahlul Kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim 1096). Dan hadist lain mengatakan bersahurlah meskipun hanya seteguk air.

Related posts