Uji Coba Melawan Tim Dadakan, Penampilan Persis Solo Kurang Memuaskan

Penampilan kurang maksimal ditunjukkan para pemain Persis Solo dalam laga uji coba kontra tim Legiun Asing di Stadion Manahan, Solo, Selasa (24/6). Banyak melakukan kesalahan yang sangat mendasar, tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini hanya mampu bermain imbang 4-4 kontra tim dadakan. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Ferry Anto yang memanfaatkan umpan datar Tinton Suharto di menit ke-20, Persis justru balik tertinggal di akhir babak pertama. Tim Legiun Asing, yang berisikan para pemain Afrika, membalikkan keadaan lewat dua gol dari Herman Dzumafo Epandi di menit ke-31 dan Ngom Marius di menit ke-37.
Persis sempat menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat eksekusi penalti Javad Moradi di menit ke-54. Namun, Dzumafo Epandi dkk yang tak memiliki pelatih ini kembali memimpin melalui brace Ali Cante di menit ke-60 dan ke-71.
Nyaris menelan kekalahan, Persis akhirnya terselamatkan lewat gol Chandra Waskito di menit ke-89 setelah Ainudin sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-69.
Pelatih Persis, Widyantoro, mengaku timnya memang tampil kurang memuaskan. Alasannya, tak lain karena stamina pemainnya yang masih menurun seusai menjalani latihan fisik secara intensif beberapa hari terakhir.
“Berawal dari fisik yang lemah itulah anak-anak jadi banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang mendasar. Permainan mereka jadi tidak bisa 100%,” ujar pelatih yang akrab disapa Wiwid itu seusai pertandingan.
Stamina yang menurun itulah yang menjadi latar belakang kurang solidnya penampilan Laskar Sambernyawa, baik dalam melakukan pressing terhadap lawan maupun kerja sama tim. Alhasil, tim lawan, yang bermaterikan gabungan pemain Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama yang tentu lebih berpengalaman, dengan leluasa menerapkan permainan yang simpel dan taktis untuk menggedor pertahanan Laskar Sambernyawa.
“Kita lihat saja tadi gol-gol mereka (tim legiun asing) kan lebih dikarenakan kurangnya koordinasi di lini belakang. Menghadapi tim seperti ini, kami memang kalah kualitas secara individu, tapi seharusnya kerja sama tim kami lebih unggul. Tapi itu tadi tidak terlihat,” imbuh pelatih asal Magelang tersebut.

Related posts