Mahasiswa UNSA Sukses Berwirausaha Saat Kuliah

 

IMG_1750

Berwirausaha tak perlu harus menunggu tamat kuliah. di sela-sela mahasiswa berkewajibannya untuk kuliah pun punya peluang besar untuk memulai berwirausaha. Banyak berbagai cara yang bisa ditempuh.  ”Ada tekad dan kemauan, semuanya bisa dilakukan,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Surakarta (UNSA) DR Joko Hanantjo,MM, saat mengisi talk show di radio Karysma FM  dalam rangka memenuhi tugas kuliah kewirausahaan , Senin (16/6).

Joko menyatakan banyak peluang usaha yang bisa diambil. Misalnya  menjual pulsa, jual beli handphone, laptop bekas bahkan asesoris perangkat kuliahpun bisa kita jadikan sasaran. Dia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak malu dengan semua itu. Hanya saja, lanjutnya, patut diingat bahwa mengawali usaha bisa menjadi sesuatu yang berat. ”Kemungkinan untuk rugi sama besarnya dengan kemungkinan meraih untung”. Namun terkadang dalam berwiraswasta menemui kerugian, alangkah baiknya mahasiswa tidak boleh putus asa. Kegagalan tak boleh membuat mereka lantas menyerah dan berhenti berusaha. ”Harus bisa bangkit lagi,” tegas bapak ramah senyum ini.

Sharing Pengalaman

Pada acara yang dilaksanakan di karysma fm ini dihadiri 3 mahasiswa UNSA yakni Gilang, Yosua, dan Stefanus didampingi juga  Bambang Eka Purnama, M.Kom serta Ramadhian Agus Triono, S.Kom, MM . Mereka adalah Dosen Fakultas Informatika dan Direktur PT.RADIO KARYA PANCARAN SWARAMEDIA yang  ikut serta membagikan pengalamannya di hadapan rencang karisma fm. Tak hanya pengalaman baik yang diceritakan, tapi juga yang buruk. Menurut keduanya, justru dari pengalaman buruk mahasiswa akan lebih termotivasi untuk terus berusaha.

Bambang mengungkapkan, salah satu bagian penting yang menentukan keberhasilan berwirausaha adalah membina hubungan. Perlu diingat, setiap orang yang sukses pasti punya banyak teman dan pengalamant. ”Hubungan akan dapat terjalin dengan siapa saja,” tandas dia. Dia juga mengingatkan mahasiswa untuk memiliki prinsip. Menurutnya, perlu ditanamkan dalam hati jikalau apa pun bisa dilakukan dengan senang hati. ”Prinsip itu akan menuntun kita menuju jalan keberhasilan,” tambah Bambang.

Dia juga mengungkapkan filosofi menurutnya, “Jangan memberikan pekerjaan kepada orang nganggur namun berikanlah pekerjaan itu kepada orang sibuk, karena dengan orang sibuk ia sudah terbiasa memanage waktu”. Dia jua menegaskan mahasiswa agar memahami filosofi itu.

Yanuar (21) dan Stefanus (22) adalah salah satu mahasiswa fakultas ekonomi UNSA yang sudah mandiri dan menghasilkan karya melalui usaha makanan ringan, mahasiswa Teknik Informatika juga tidak mau kalah melalui usaha fotografi dan sinematografi Gilang (24). Mahasiswa yang akrab disapa kembung ini juga menambahkan “Tidak membutuhkan modal besar jika ingin berkarya, cukup tekun, teguh dan berdo’a untuk memulai sebuah usaha” Sadar akan kemampuan jangan terlalu jauh melihat ke atas sementara kemampuannya belum memadai,” imbuh dia. Gilang juga mengatakan bahwa impian saja tidaklah cukup.

Maka kesimpulan acara yang digelar Universitas Surakarta ini ‘Jika setiap masyarakat sadar akan pentingnya wirausaha terlebih para pelajar dan mahasiswa, bisa saja dapat menekan jumlah pengangguran di indonesia yang semakin hari semakin bertambah.#Gilang

Related posts