Batik Solo Carnival ke 7 Even Kolosal Tahunan Untuk Promosi Produk Berkualitas

Solo – Batik Solo Carnival terselenggara sangat meriah. Ribuan pengunjung tumpah ruah dijalan sepanjang Slamet Riyadi sampai Gladag Solo. Lebih dari 500 personil mengikuti even ini. Berbagai kostum warna warni gemerlap dikenakan ratusan peserta. Sebanyak 625 Jarit digunakan untuk memeriahkan even ini. Pawai dimulai dari Sriwedari dengan berjalan kaki menuju Balaikota SUrakarta. Terlihat media cetak maupun elektronik lokal maupun nasional lalulalang meliput acara. Batik Solo Carnival merupakan event tahunan kota Solo yang terus akan dilakukan dalam rangka mempromosikan Batik Solo. Acara ini diikuti dari berbagai unsur. Baik sekolah, kampus, industri batik bahkan perseorangan. Yeye dan Neny adalah salah seorang dari peserta perseorangan. Mereka bekerja di PT Danliris Karanganyar. Saat ditanyakan motivasinya mengikuti even ini dengan mantab menjawab untuk melestarikan Batik sebagai warisan lokal berkaliber internasional yang baru saja mereka ikuti pertama kali. Perusahaan tahu keikutsertaan mereka dan memberikan ijin. Saat ditanya habis berapa kostum yang mereka buat katanya habis sekitar Rp 700 an ribu. Iring iringan berhenti di Balaikota Solo. Nampak Walikota Solo FX Rudi dan Wawali duduk di panggung kehormatan di depan Kantor Pos Solo sedangkan panggung seberangnya digunakan sebagai lokasi gamelan dan penyanyi yang mengiringi karnaval. Kostum yang dipakai peserta memang sangat eksotik dan benar benar menampakkan corak Solo. Acara berakhir jam 18 WIB dan para penonton yang tumpah ruah yang mulai ramai menunggu dari jam 14 bubar memenuhi badan jalan di Gladag. #Wahyu

Related posts