Marquez Taklukan Sirkuit Termas Rio Hondo

[RIO HONDO] Pengaturan ban menjadi kunci pebalap Spanyol meraih hattricknya di ajang MotoGP tahun ini. Ia meraih kemenangan di GP Argentina, Minggu (27/4) waktu setempat atau Senin (28/4) dinihari WIB.

Marquez mencatat waktu 41 menit 39,821 detik. Sirkuit Termas Rio Hondo, Argentina, merupakan sirkuit anyar musim ini. Sirkuit itu menjadi tuan rumah setelah Argentina absen menyelenggarakan ajang MotoGP sejak 1999. Marquez membuktikan kalau dirinya mampu menjadi yang terjadi sirkuit yang relatif baru bagi semua pebalap.

“Tentu saja menyenangkan. Tapi ini adalah kerja tim. Ban menjadi faktor dominan dalam balapan kali ini,” ujarnya.

Dalam balapan itu Marquez menaklukkan pebalap lainnya dalam aksi mengejar yang menegangkan.

Rival utamanya dari Movistar Yamaha yang juga dari Spanyol, Jorge Lorenzo, awalnya mendahului Marquez dan membuat jarak yang relatif jauh. Namun Marquez berhasil mengambil alih pimpinan balapan dan memenangi seri itu.

“Saya sangat menikmatinya. Jorge membuat jarak yang jauh. Dengan sembilan putaran tersisa saya berusaha membalik keadaan. Saya juga melihat Dani mulai mengejar sehingga saya harus mengatur kondisi ban untuk melaju lebih cepat lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Jorge Lorenzo harus puas berada di posisi ketiga. Ia mengaku hasil ini adalah posisi ketiga terbaik yang pernah dirasakanya. “Balapan sangat ketat. Saya berusaha maksimal untuk berada di posisi ini. Setiap pebalap menampilkan kemampuan terbaik mereka. Dan saya masih bisa berada di posisi ini,” ujar Lorenzo seusai balapan.

Lorenzo menyebutkan bahwa dalam dua balapan terakhir dia melakukan kesalahan. Dan pada balapan kali ini ia bisa melakukan hal yang maksimal, meski belum bisa menjadi yang terbaik. “Saya melakukan start melompat pada balapan sebelumnya. Itu sebuah kesalahan mendasar. Tapi sekarang saya bisa memperlihatkan apa yang bisa kami capai. Kami bisa melaju dengan baik, dan itu adalah sebuah hasil yang tidak bisa dianggap remeh,” tambahnya.

Baik Marquez dan Lorenzo selanjutnya akan menghadapi duel di kandang mereka, Jerez, Spanyol, akhir pekan ini. Namun Marquez tidak berani berjanji untuk memberikan tontonan yang menarik karena Jerez adalah sirkuit favorit rekan satu timnya, Dani Pedrosa.

“Kami akan melakukan balapan di Jerez. Mendapatkan kemenangan di Jerez merupakan hal yang indah. Tapi Jerez adalah sirkuitnya Dani. Kita bisa melihat bahwa Dani sangat kuat di sana, dan dia hanya berbeda 19 angka saat ini. Jadi saya tidak bisa menjanjikan apa-apa,” ujar Marquez. Dani Pedrosa yang dalam balapan kemarin menempati posisi kedua mengatakan hanya akan melakukan yang terbaik. “Di sana rumah kami, dan semua akan memberikan penampilan terbaiknya,” ujarnya. Source:suarapembaharuan.com

Related posts

Comments are closed.