Juventus restorasi keunggulan delapan angka atas AS Roma

Milan. Penyerang Spanyol Fernando Llorente mencetak gol ketiganya dalam dua pertandingan ketika Juventus merestorasi keunggulan delapan angka mereka atas AS Roma di puncak klasemen Liga Italia, melalui kemenangan 2-0 di markas Udinese, Senin.

Roma memelihara harapan mereka untuk meraih scudetto pertama sejak 2001 tetap terbuka dengan kemenangan 3-1 atas tamunya Atalanta pada Sabtu, yang mengurangi selisih menjadi lima angka, lapor AFP.

Namun pemikiran apapun bahwa pasukan Antonio Conte, yang takluk 0-2 di markas Napoli dua pekan silam, akan kembali tergelincir di Stadion Friuli segera terhapus pada babak pertama setelah pertandingan yang berlangsung berat sebelah.

Sebastian Giovinco membuka keunggulan pada menit ke-16, kemudian Llorente menambahi gol kedua 10 menit berselang untuk membuat Udinese memiliki tugas sangat berat di Stadion Friuli yang nyaris kosong.

Pelatih Udinese Francesco Guidolin berusaha membesarkan semangat para pemainnya ketika ia berkata kepada Sky Sport Italia, “Kami menjalani pertandingan yang bagus, kami berani, dan saya puas dengan penampilan kami.”

Namun ia mengakui, “Anda hanya dapat melepas topi ketika mereka lebih superior dibandingkan Anda.”

“Juve mengendalikan permainan, mereka kuat secara fisik… mereka merupakan tim terkuat di kejuaraan.”

Roma telah memenangi enam pertandingan terakhirnya sejak kalah 0-1 dari Napoli pada awal Maret.

Dan meski Juve dapat membuka keunggulan 11 angka pada akhir pekan mendatang jika mereka mengalahkan Bologna di kandang dan Roma kalah saat melawat ke markas tim peringkat keempat Fiorentina, Conte mengatakan meremehkan pasukan Rudi Garcia akan menjadi suatu kesalahan.

“Kita tahu Roma tidak menyerah dan meski kami berada di depan, kami harus memiliki sikap yang sama,” kata Conte.

“Pada pertandingan seperti ini, kami dapat kehilangan angka-angka di sini. Udinese adalah tim yang membiarkan Anda mengendalikan situasi, kemudian menghantam Anda melalui serangan balik.”

“Namun saya pikir kami melakukannya dengan tepat perihal sikap, fokus, dan aplikasi,” katanya.

Dengan kondisi penyerang Carlos Tevez yang mengalami masalah otot aductor, Conte mengistirahatkan pemain Argentina itu sebagai antisipasi pertemuan Juve dengan Benfica di semifinal Liga Europa yang akan berlangsung dua kali dalam dua pekan mendatang.

Itu berarti Giovinco mendapat kesempatan langka untuk berduet bersama Llorente, dan pemain berjuluk “Atomic Ant” itu melengkapi harinya dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-16 setelah merangsek melewati Maurizio Domizzi dan menaklukkan Simone Scuffet dengan sepakan kaki kiri yang mengarah ke sudut jauh sang kiper.

Giovinco nyaris menggandakan golnya beberapa menit kemudian, namun kali ini Scuffet mampu membendung sepakan rendah sang penyerang sehingga menghasilkan tendangan sudut.

Namun dari tendangan sudut, kiper remaja itu masih dapat membendung upaya Kwadwo Asamoah namun bola kemudian jatuh pada penguasaan Llorente yang tanpa kesulitan memasukkannya ke gawang untuk membuat tim tamu memimpin 2-0 pada menit ke-26.

Itu merupakan gol ke-14 yang dibukukan penyerang internasional Spanyol pada musim ini, semuanya dari permainan terbuka.

Udinese berupaya bangkit pada babak kedua namun usaha mereka tidak segera meredup, dan mereka kembali berada di posisi semula ketika Juventus memegang kendali permainan.

Setelah beberapa peluang, tim Hitam-Putih nyaris mencetak gol ketiga pada pertengahan babak kedua.

Giovinco bergerak dari kanan namun bola lobnya untuk Llorente dari dekat garis lapangan terlalu tinggi, dan beberapa menit berselang bek Giorgio Chiellini bergerak ke kotak penalti dan memberi umpan tarik kepada Giovinco, yang tembakannya gagal bersarang di gawang Scuffet.

Pelatih Udinese Francesco Guidolin berusaha menyuntikkan darah segar ke timnya ketika ia menggantikan Hassan Yebda dengan pemain Kolombia Luis Muriel dan dengan 12 menit tersisa, kapten Antonio Di Natale memberi jalan bagi Nico Lopez.

Udinese masih berupaya memperkecil ketinggalan dan Muriel nyaris mencetak gol hiburan, namun tembakannya dari tepi kiri kotak penalti yang gagal ditahan Gianluigi Buffon masih membentur tiang gawang.

Penerjemah: A Rauf Andar Adipati

Editor: B Kunto Wibisono

Source: http://www.antaranews.com/berita/429387/juventus-restorasi-keunggulan-delapan-angka-atas-as-roma

Related posts