City Maksimalkan Peluang Tempel Liverpool

[LONDON] Persaingan menuju tangga juara Liga Utama Inggris kembali memanas menyusul kekalahan 0-2 Liverpool dari Chelsea. Tergelincirnya “The Reds” pun bisa dimaksimalkan oleh Manchester City dengan meraih tiga poin berkat kemenangan 2-0 atas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu (27/4) tengah malam WIB.

City kini masih bertengger di posisi ketiga dengan koleksi 77 poin, tertinggal tiga poin dari Liverpool yang masih duduk di puncak klasemen sementara. Sementara, Chelsea menguntit di urutan kedua dengan 78 angka. Namun, “The Citizens” masih memiliki tabungan satu laga lebih banyak dari Liverpool dan Chelsea.

Vincent Kompany dan kawan-kawan akan bertandang ke Goodison Park untuk menjajal kekuatan tuan rumah Everton akhir pekan nanti. Mereka lalu menjamu Aston Villa pada 7 Mei, sebelum mengakhiri musim dengan laga melawan West Ham United. Sedangkan, Liverpool akan bertamu ke markas Crystal Palace pada 5 Mei sebelum menjamu Newcastle United 11 Mei mendatang.

Dibandingkan Chelsea, peluang City untuk bisa menyalip Liverpool lebih besar karena masih menyimpan tiga laga. Jika skuat asuhan Brendan Rodgers kembali gagal menang dalam satu dari dua partainya, sementara City sukses menyapu bersih ketiga laga, maka City yang akan tampil sebagai juara Liga Utama Inggris musim ini.

Mengetahui Liverpool gagal meraih poin atas Chelsea, City bermain dengan motivasi tinggi. Klub asal Eastland itu bahkan sudah unggul ketika laga baru berlangsung empat menit. Edin Dzeko memecahkan kebuntuan melalui tandukannya memaksimalkan umpan silang terukur Yaya Toure. Dua menit menjelang turun minum, giliran Yaya Toure yang menggandakan keunggulan timnya. Bekerja sama dengan Edin Dzeko dan Samir Nasri, gelandang internasional Pantai Gading ini menggiring bola melewati hadangan kiper Palace Julian Speroni sebelum memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Memasuki babak kedua, City masih lebih dominan dalam penguasaan bola. Pada menit ke-58, Yaya Toure kembali menunjukkan kualitasnya dalam memberikan umpan manis kepada Sergio Aguero. Sayang, pemain internasional Argentina ini gagal memanfaatkan peluang tersebut untuk menghasilkan gol tambahan.

Pelatih City, Manuel Pellegrini kemudian menarik keluar Yaya Toure dan Sergio Aguero dan digantikan oleh Fernandinho dan Stevan Jovetic. Masuknya dua pemain ini membuat City terus menguasai jalannya pertandingan. Sementara, Palace mengalami kesulitan membongkar ketatnya pertahanan lawan.

Hingga akhir laga, tuan rumah pun gagal melesakkan satu gol pun dan membiarkan City pulang dengan tiga poin setelah menang 2-0. Kekalahan itu tetap membuat Palace berada di posisi ke-11 dengan 43 poin. Hasil itu terbilang bagus bagi tim yang baru promosi musim lalu. Sementara, Norwich City, Fulham, dan Cardiff City masih terbenam di tiga dasar klasemen.

Pelatih City Manuel Pellegrini menolak timnya dianggap sebagai favorit juara musim ini. Ia bahkan melihat tabungan satu laga dan agresivitas gol yang dimiliki timnya bukan sebagai sebuah keuntungan. “Kami tidak memikirkan selisih gol saat ini. Kami hanya berpikir tentang bagaimana mengalahkan Everton pekan depan. Jika kami memenangkan tiga laga kami, dan Liverpool menang pada dua laga mereka, mungkin selisih gol akan penting,” tutup Pellegrini. source:suarapembaharuan.com

Related posts